Home / Maluku

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:13 WIB

Satgas Pangan Polda Maluku Temukan Kenaikan Harga Telur dan Beras, Distribusi Diperketat Jelang Lebaran, 5 Pelaku Usaha Disanksi.

MALUKU, SRN – Satgas Pangan Polda Maluku bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melakukan pengawasan terpadu terhadap harga, keamanan, dan distribusi bahan pokok penting (bapokting) di Kota Ambon, Senin (16/3/2026), guna memastikan stabilitas pasokan menjelang Idul Fitri.

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari Pasar Mardika, Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, hingga gudang distributor, dengan fokus utama pada komoditas telur, beras, minyak goreng, gula, dan cabai.

Hasil pemantauan menunjukkan masih ditemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP), khususnya telur ayam, beras premium, gula pasir, dan cabai. Kenaikan harga telur tercatat dari Rp2.200 menjadi Rp2.300–Rp2.500 per butir di tingkat pengecer.

Selain itu, harga beras premium terpantau berada di kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram atau di atas HET, sementara cabai rawit mencapai Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Meski demikian, sejumlah komoditas seperti minyak goreng “Minyakita”, daging sapi, serta beberapa jenis bawang masih relatif stabil dan sesuai ketentuan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi telur di Pelabuhan Ambon. Sebanyak tujuh kontainer berisi 37.044 rak telur telah dibongkar dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Maluku, termasuk Kota Ambon, Namlea, Masohi, Seram Bagian Barat (SBB), dan Seram Bagian Timur (SBT).

Selain itu, berdasarkan data perusahaan pelayaran, terdapat tambahan pasokan sebanyak 39 kontainer telur yang sedang dan akan masuk ke Ambon, sehingga stok dipastikan aman hingga pasca Idul Fitri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Kombes Pol. Piter Yanotama, selaku Ketua Satgas Pangan Daerah, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat untuk mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.

Baca Juga  Kapolda Maluku Terima Kunjungan Danguspurla Koarmada III: Pamit Tugas dan Perkenalan Pejabat Baru

“Kami memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan stok tetap tersedia. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Terhadap pelanggaran, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tegas Piter.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada lima pelaku usaha yang terbukti menjual komoditas tidak sesuai ketentuan harga.

“Langkah ini sebagai bentuk peringatan agar pelaku usaha mematuhi regulasi. Jika masih ditemukan pelanggaran, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pengawasan terpadu ini melibatkan berbagai instansi, di antaranya Pemerintah Provinsi Maluku, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, serta pihak Pelindo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Hujan Tak Surutkan Kekhusyukan Shalat Id di Lapangan Merdeka, Pangdam XV/Pattimura Lanjutkan Silaturahmi Halal Bihalal

Maluku

Patroli Humanis Ops Damai Cartenz-2025 di Kenyam: Semangat Kartini dalam Pengamanan dan Kepedulian Sosial

Maluku

Aksi Palang Jalan di Tulehu Berhasil Diselesaikan Anggota Polri Asal Desa Tersebut

Maluku

Operasi Pekat Salawaku 2026, Polda Maluku Tegaskan Keamanan sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Maluku

Polda Maluku Kerahkan 305 Personel, Operasi Pekat Salawaku 2026 Dimulai untuk Jaga Kamtibmas jelang Ramadhan

Maluku

Kapolda Maluku Terima Kunjungan SKK Migas dan Pertamina, Bahas Sinergi Dukungan Pengamanan PSN

Maluku

Perkuat Sinergitas, Kapolri dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tandatangani MoU

Maluku

Irwasda Maluku Ikut Anev Optimalisasi PNBP dan BLU 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas Publik

Contact Us