Home / Tak Berkategori

Minggu, 23 Juni 2024 - 12:36 WIB

Sayuran Segar atau Sayuran Beku, Mana yang Lebih Baik Untuk Kita?

Pembusukan sayuran segar menjadi alasan utama mengapa membekukan sayuran menjadi penting, ini memberi Anda lebih banyak waktu untuk mengonsumsinya

AS, suararepubliknews.com – Seiring dengan meningkatnya biaya hidup, banyak orang mengubah kebiasaan belanja di supermarket untuk berhemat, terutama dalam hal sayuran. Sayuran beku sering kali lebih murah, tetapi beberapa orang mungkin berpikir bahwa sayuran segar pada dasarnya “lebih baik” untuk Anda, jadi mana yang benar-benar mengandung lebih banyak nutrisi?

Dari Sudut yang Segar

Tidak dapat disangkal bahwa sayuran segar yang renyah memang lezat, tetapi kadar nutrisinya mungkin tidak setinggi yang Anda bayangkan. Begitu dipetik, sayuran mulai kehilangan nutrisinya karena telah dipisahkan dari sumber nutrisinya. Untuk menjaga agar tetap bertahan lebih lama, sel-sel dalam sayuran melakukan respirasi dengan kecepatan yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan hilangnya nutrisi. Hal ini juga dapat terjadi melalui oksidasi ketika sayuran terpapar oksigen selama penyimpanan dan pengolahan.

Namun, di situlah letak peringatan nutrisi dari sayuran segar – tergantung seberapa cepat Anda menyantapnya setelah dipanen. Dengan harga sayuran di supermarket yang meroket, beberapa orang mulai menanam sayuran mereka sendiri atau mendapatkannya dari kebun-kebun warga. Sayuran segar dari supermarket biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di meja kita. Dilansir dari IFLscience, dalam dunia yang ideal, untuk mendapatkan hasil maksimal dari sayuran segar, sayuran tersebut harus dimakan dalam waktu beberapa hari. “Setelah berumur empat atau lima atau tujuh hari, itu adalah hal yang sama sekali berbeda,” kata Gene Lester, ahli fisiologi tanaman dan ketua program nasional untuk Departemen Pertanian AS.

Dari Sudut yang Beku

Pembusukan sayuran segar menjadi alasan utama mengapa membekukan sayuran menjadi penting, ini memberi Anda lebih banyak waktu untuk mengonsumsinya, sehingga Anda tidak perlu khawatir kulkas Anda penuh dengan buncis yang sudah basi. Selain itu, sayuran beku umumnya dianggap memiliki kandungan nutrisi yang lebih besar karena dibekukan segera setelah dipetik.

Meskipun demikian, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sayuran beku mungkin lebih rendah vitamin C-nya karena memiliki banyak khasiat bagi tubuh dan mencegah penyakit kudis dibandingkan sayuran segar. Hal ini karena sayuran beku diblansir, sebuah proses yang memasukkan sayuran ke dalam air mendidih atau uap dan kemudian segera mendinginkannya. Proses blanching membantu mencegah hilangnya rasa dan perubahan warna abu-abu yang terkadang Anda dapatkan pada makanan beku. Namun, vitamin C juga dapat rusak karena panas, yang berarti sebagian vitamin C dapat hilang dari sayuran yang akan dibekukan.

Sebuah studi tahun 2015 yang meneliti retensi vitamin dari delapan jenis buah dan sayuran menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam vitamin C antara bayam, wortel, kacang polong, dan brokoli yang disimpan dalam keadaan segar dan beku. Jagung dan kacang hijau beku bahkan ditemukan memiliki kadar vitamin C yang lebih tinggi daripada jagung dan kacang hijau segar, yang menurut peneliti disebabkan oleh penguraian yang lebih cepat pada sayuran segar.

Kesimpulan

Penelitian di atas juga menemukan bahwa, secara keseluruhan, kandungan vitamin pada sayuran beku sebanding, dan terkadang bahkan lebih tinggi daripada sayuran segar. Namun, dalam skema umum, perbedaannya tidak terlalu penting, tidak ada makanan yang “lebih baik” dari yang lain dan sayuran apa pun lebih baik daripada tanpa sayuran sama sekali.

Sayuran kaya akan serat, juga vitamin dan mineral, dan menawarkan berbagai macam manfaat, termasuk melancarkan pencernaan, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan energi. Jadi, jika Anda kesulitan memilih antara sayuran segar dan beku, pilihlah yang paling sesuai untuk Anda entah itu dari segi finansial, kenyamanan, atau sekadar untuk menggugah selera Anda. (Stg)

Share :

Baca Juga

Babinsa Koramil Kuala Kencana Komsos Dengan Petani Jagung di Desa Binaan
Operasi Zebra Jaya 2024: Upaya Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas Jelang Pilkada
Foto: Ilustrasi
Dampak Negatif Memarahi Anak: Pengaruh Buruk pada Perkembangan Emosional dan Psikologis Anak
Cangkul dan Celana Jadi Kunci Baru: Polisi Perkuat Bukti untuk Ungkap Kasus Tragis di Padang Pariaman
Polresta Cirebon Launching Tim Patroli Gabungan
Wakapolri Pimpin Upacara Pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara: Misi Perdamaian PBB ke Afrika Tengah Siap Dilaksanakan
Mainkan Hp Saat Hujan Deras,2 Pemuda Tersambar Petir, 1 Orang Korban Meninggal Dunia.
Prediksi Persikabo 1973 vs PSPS Pekanbaru: Tantangan Berat Tuan Rumah di Stadion Netral

Contact Us