Pemuda Batak Bersatu ( PBB) Kota, Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Swandi Sihombing di acara Ulang Tahun ke Tiga PBB PCA Kota, Kota Tanjungpinang. Minggu (30/04/2023).
Tanjungpinang – SRN. Jika kelak kamu menjadi seorang pemimpin, menjelma lah dirimu menjadi seorang pemimpin yang melayani, bukan untuk dilayani.
Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Anak Cabang ( PAC ) Pemuda Batak Bersatu ( PBB) Kota, Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Swandi Sihombing di acara Ulang Tahun ke Tiga PBB PCA Kota, Kota Tanjungpinang. Minggu (30/04/2023)
Dirinya berharap pemimpin itu haruslah berubah menjadi pelayan yang sempurna sehingga segala bentuk pelayanan masyarakat jadi terbuka dan tidak berbelit-belit seperti yang terjadi selama ini.
Misalnya menurut Swandi, dalam pengurusan ijin gereja saat ini belum terbuka seperti yang diharapkan masyarakat justru masih banyak gereja di Kota Tanjungpinang belum mendapatkan karena dipersulit.
Didalam UUD tahun 1945 dijamin konstitusi dengan tegas, bahwa kebebasan beragama dilindungi negara sesuai Pasal 29 ayat(1) dan (2). Untuk itu seorang pemimpin harus memberikan pelayan yang utuh dan terbuka sehingga segala kepentingan masyarakat dapat terwujud dengan baik.
Hal senada juga disampaikan Penasehat PAC Kota, Jhon, P Sidabutar, agar pemimpin kedepan dapat menjadi pemimpin yang benar-benar melayani masyarakat, dan bukan untuk dilayani.
“Saat ini sedang momen Pemilu dan Pemilu Kada, sudah saatnya masyarakat lebih bijak memilih pemimpin itu yang berintegritas yang dapat menjadi pemimpin yang melayani” sambung pengamat Pertanahan itu.
Dirinya berharap agar masyarakat jangan tergoda dengan iming-iming duit yang tidak seberapa, tetapi justru mengorbankan masa depan anak cucu bangsa nantinya.
Maka di pesta Pemilu dan Pilkada nanti Pemuda Batak Bersatu ( PBB) dapat memberikan tauladan terbaik terhadap pemuda lain, untuk memilih pemimpin yang terbaik dari yang baik, sehingga mereka benar-benar menjadi pemimpin yang melayani. ( JS )










