Home / Tak Berkategori

Kamis, 28 September 2023 - 19:55 WIB

Parah ! Lokasi Sekitar Wisata Air Panas Citado Di Rusak Warga.

Lokasi  Wisata Air Panas Citado Di Rusak Warga.

Lebak,Suara Republik News.- Destinasi Pemandian Air Panas Kampung Citando Desa Senanghati Kecamatan Malingping yang sempat Viral sebagai Aset wisata Alam di Lebak Selatan dirusak dengan dibakar oleh salah satu warga dengan alasan untuk dijadikan lahan Pertanian sehingga menyebabkan ekosistem wisata Air Panas rusak Parah,Rabu (27/9/2023).

 

Pasalnya pemandian Air Panas yang menjadi ikon Destinasi wisata di Lebak selatan harus dirusak oleh warga, padahal ekosistem di tempat wisata Pemandian Air Panas harus dijaga dengan Baik, seperti Pohon Tanah Batu, padahal lokasi yang dibakar warga adalah Lokasi Batu Besar yang mengelilingi Bukit dan Hutan di Air Panas Citando adalah Batas Destinasi dan ikon Wisata yang harus dijaga dengan Baik.

 

Adapun lokasi yang dirusak oleh warga adalah keseluruhan Batu besar yang mengapit Air panas di tiap sisi, sehingga pemanfaatannya untuk ditanami tidak mungkin bisa karena di lokasi yang dibakar batu Besar yang tidak bisa ditanami.

 

Awak media mengkonfirmasi beberapa warga yang ada di lokasi menuturkan bahwa saudara (ARIF) yang punya garapan disana mengatakan, “Kami selaku warga Desa Senanghati merasa prihatin melihat pemandian Air Panas ini yang di atasnya dirusak dengan dibakar salah satu warga kampung Citando, untuk dijadikan lahan pertanian, padahal di lokasi tersebut adalah Batu Besar yang mengelilingi pemandian Air Panas dengan diapit air yang mengalir,

kami selaku warga merasa prihatin karena kami selalu menjaga destinasi wisata dengan baik kami minta kepada warga yang melakukan penebangan dan pembakaran harus bertanggung jawab secara moril maupun materilnya karena ini adalah aset yang harus dijaga dengan baik bukan dirusak,” ungkapnya.

 

Sementara saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Asper (Asisten Perhutani) Deden mengatakan, “Kami sudah musyawarah dengan pihak desa. Hasil musyawarah sudah ditangani oleh pihak desa. Itu kegiatan disana akan distop tidak dilanjutkan dan dipasang plang,” katanya. Rabu (27/9/2023). (Wan)

Share :

Baca Juga

Menteri PANRB di SPBE Summit: Digitalisasi Jadi Kunci, Tapi Jangan Berlomba Bikin Aplikasi Baru
Am salasatu bos penjualan kayu Meranti ilegal.mengecam wartawan sa’at dikomfirmasi ijin penjualannya.

Maluku

Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat
Kabupaten Humbang Hasundutan Raih Penghargaan Universal Health Coverage 2024 dari Wakil Presiden RI

Advertorial

Perkimtan Kota Tangerang Gelar Pembekalan Uji Kompetensi Sertifikasi Tenaga Kerja 2025
Upaya Menjaga Ketahanan Pangan Di Dukung Ketua DPRD Kota Tangerang

Tangerang Raya

Kota Tangerang Rayakan HUT ke-33, Pemprov Banten Apresiasi Peran Strategis dalam Pertumbuhan Ekonomi

Maluku

Dalami Kasus Pembakaran Hunut Durian Patah : 18 Saksi Diperiksa, Penanganan Kasus Sesuai Prosedur Hukum

Contact Us