Home / Tak Berkategori

Selasa, 15 Februari 2022 - 08:09 WIB

KemenPPPA: Pandemi Covid-19 Memengaruhi Kesehatan Mental dan Emosional Perempuan

KemenPPPA: Pandemi Covid-19 Memengaruhi Kesehatan Mental dan Emosional Perempuan

Jakarta,  – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendorong keluarga Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 terutama varian Omicron. 

Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga sosio-ekonomi, terutama bagi perempuan sebagai kelompok rentan. 

“Sejak awal pandemi, perempuan rentan mengalami berbagai permasalahan, seperti beban ganda, kehilangan mata pencaharian, terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, hingga mengalami kekerasan berbasis gender,” tutur Menteri Bintang di Jakarta, Senin (14/2). 

Dia mengungkapkan, berdasar hasil survei UN Women beberapa waktu lalu, menunjukkan banyak perempuan di Indonesia bergantung pada usaha keluarga, tetapi 82 persen di antaranya mengalami penurunan sumber pendapatan.  Di sisi lain, 80 persen laki-laki juga mengalami penurunan, tetapi mereka mendapatkan keuntungan lebih banyak dari sumber pendapatan.

“Sejak pandemi, sebanyak 36 persen perempuan pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan laki-laki yang hanya 30 persen mengalaminya,” kata Menteri Bintang mengutip hasil survei UN Women.

Survei juga membuktikan pembatasan sosial telah membuat 69 persen perempuan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, sedangkan laki-laki hanya berjumlah 61 persen.  Angka tersebut menunjukkan perempuan memikul beban terberat, mengingat sebanyak 61 persen perempuan juga menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengasuh dan mendampingi anak dibandingkan dengan laki-laki yang hanya 48 persen.

Dia mengatakan pandemi Covid-19 telah memengaruhi kesehatan mental dan emosional perempuan

Hal ini disebabkan karena 57 persen perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan akibat bertambahnya beban pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan, kehilangan pekerjaan dan pendapatan, serta mengalami kekerasan berbasis gender.  “Sementara, jumlah laki-laki yang mengalami permasalahan tersebut hanya sebesar 48 persen,” kata Menteri Bintang. ( SRN )
Tg: pandemi Covid-19 , penyebaran Covid-19, Headlineberita Indonesia trendingberita Indonesia viralberita terbaruberita Indonesia terkiniberita trendingberita terupdateberita terkini

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Realisasi Penataan Sukalila: Pemkot Cirebon dan BBWS Mulai Pengerukan Tahap Awal, Targetkan Wajah Baru Rampung Tahun Ini

Tangerang Raya

Rehabilitasi Gedung SMPN 2 Mauk Terkesan Asal Jadi, Aktivis Nilai Buang-Buang Anggaran
Kapolres Buru Tegas: Tudingan Bawa Kotak Suara Tidak Benar

Maluku

Syukuran HUT Ke-77 Polwan, Kapolda Maluku: Jadi Polwan yang Ramah, Sabar dan Bertanggungjawab Melayani Masyarakat
Prediksi Rayo Vallecano vs Atletico Madrid: Laga Krusial di Campo de Futbol de Vallecas
Meriahkan HUT Ke-31 Kota Tangerang Bapenda Gelar Spesial Diskon PBB-P2 dan BPHTB hingga 40%

Jawa Barat

Buka Muskot XIX, Wali Kota: PMI Adalah Wajah Nyata Negara dalam Urusan Kemanusiaan

Maluku

Ground Breaking Gedung Bidlabfor, Wakapolda Maluku Dorong Peningkatan Kapasitas Scientific Crime Investigation

Contact Us