Lebak,Suara Republik News.- Naas Nasib Seorang Nelayan Pencari Gurita hilang Tenggelam Saat mencari Gurita menggunakan Ban dalam Berapung diperairan Tanjung Panto Binuangeun.Sabtu (6/1/2024).
Menurut Informasi yang didapat Ahmid (30) Warga Kampung Padepokan Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak Banten Sekitar Jam 7 Pagi Berangkat bersama adiknya Rohmat Menggunakan Ban dalam Berapung.
Anggota Pol Airud Binuangeun Bripka Yadi, kepada awak media menjelaskan kronologis kecelakaan laut yang dialami Ahmid (korban).
“Kejadiannya pada hari ini Sabtu 6 Januari 2024, sekitar pukul 10.00 WIB Saudara Ahmid pamit kepada istrinya untuk pergi ke laut mencari gurita dengan menggunakan ban dalam bersama dengan adiknya yang bernama Rohmat. Setiba di pinggir Pantai Tanjung Panto, Saudara Ahmid langsung membawa ban dalam dan mulai mencari gurita,” ujarnya.
Lanjut Bripka Yadi, “Sekitar 3 jam mencari gurita, tiba-tiba terdengar oleh saudara Rohmat, bahwa saudara Ahmid berteriak minta tolong, kurang lebih jarak Saudara Ahmid ke Saudara Rohmat sekitar 500 meter. Ketika Saudara Rohmat hendak mendekati Saudara Ahmid, Saudara Ahmid sudah tenggelam, dan kemudian Saudara Rohmat mencoba mencari namun tidak berhasil. Kemudian Saudara Rohmat menghubungi orang-orang guna membantu mencari,” ucapnya.
Diketahui, dengan adanya kejadian tersebut, Bharaka Febiansyah Fahmi selaku Anggota Pol Airud Binuangeun segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan langkah upaya pencarian jasad Ahmid (korban) dengan dibantu oleh Marinir Satgas Puter Pulau Deli, warga dan yang lainnya.
Team SAR Gabungan Terus melakukan Pencarian Korban Sampai berita ini terbit Korban Masih belum ditemukan.
(IH)








