Home / Tak Berkategori

Selasa, 2 Juli 2024 - 23:21 WIB

Sedikitnya 116 Orang Dikhawatirkan Tewas dalam Aksi Penyerangan di Acara Keagamaan di India

"Insiden ini terjadi karena kerumunan yang terlalu padat pada saat orang-orang mencoba untuk meninggalkan tempat tersebut," ujar administrator distrik Hathras

India, suararepubliknews.com – Sedikitnya 116 orang dikhawatirkan tewas dalam sebuah aksi penyerangan di sebuah pertemuan keagamaan Hindu di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, pada hari Selasa (02/07). Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah desa di distrik Hathras, sekitar 200 km (125 mil) tenggara ibukota New Delhi. Kerumunan massa telah berkumpul di sebuah area terbuka untuk mengikuti acara keagamaan yang di pimpin oleh seorang pemuka agama setempat.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Juru bicara kepolisian distrik Manish Chikara menyebutkan bahwa jumlah korban tewas sekitar 100 orang, namun ia memperingatkan bahwa angka tersebut bisa saja bertambah. Video-video di media sosial menunjukkan jenazah-jenazah menumpuk di tanah di luar rumah sakit setempat. Media Reuters belum bisa memverifikasi foto-foto tersebut.

Penyebab Insiden

“Insiden ini terjadi karena kerumunan yang terlalu padat pada saat orang-orang mencoba untuk meninggalkan tempat keagamaan tersebut,” ujar administrator distrik Hathras, Ashish Kumar, kepada para wartawan. Seorang saksi yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan kepada penyiar India Today bahwa ada pintu keluar yang sempit di tempat tersebut: “Ketika kami mencoba untuk keluar menuju area lapangan, secara tiba-tiba terjadi keributan dan kami tidak tahu harus berbuat apa.”

Respon Pemerintah

Uttar Pradesh merupakan negara bagian terpadat di India dengan lebih dari 200 juta orang. Ketua Menteri Yogi Adityanath segera memerintahkan sebuah investigasi atas insiden ini. “Instruksi telah diberikan kepada para pejabat dan lembaga terkait untuk melakukan operasi bantuan dan penyelamatan darurat serta memberikan perawatan yang tepat kepada para korban yang terluka,” tulisnya di X, platform media sosial.

Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari insiden ini dan untuk memastikan bahwa para korban mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Operasi penyelamatan dan bantuan darurat masih terus berlangsung di lokasi kejadian. Ini adalah insiden terbaru dalam serangkaian tragedi yang melanda pertemuan massal di India, yang sering kali terjadi karena masalah pengelolaan kerumunan yang buruk dan infrastruktur yang tidak memadai. (Stg)

Sumber: Reuters

Share :

Baca Juga

Film Menarik Yang Dijadwalkan Rilis Dari Bulan Juni Hingga Desember 2024
CONMEBOL Investigasi Bentrok Pemain Uruguay dengan Pendukung Kolombia
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Senin, 22 Juli 2024
Dramatis! Penutupan Jalan dan Perusakan Kebun 887 Pohon Kelapa di Karimun, Keluarga Futiri Tuntut Hukum yang Tegas
Pengadilan Internasional Berusaha Melakukan Penangkapan Terhadap Para Pemimpin Israel dan Hamas, Termasuk Netanyahu

Jakarta

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Sebagai Pejabat Sementara
Prediksi Laga Persita Tangerang vs Malut United: Ujian Berat Bagi Tim Promosi
Tiga Wartawan Dikeroyok Sedang Menjalankan Tugas

Contact Us