Home / Tak Berkategori

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:23 WIB

Bahaya Tersembunyi Makan Malam: Ancaman Obesitas hingga Gangguan Mental

Foto - Ilustras

Foto - Ilustras

Surabaya, suararepubliknews.com – Bagi sebagian orang, makan malam adalah saat yang menyenangkan untuk bersantap bersama keluarga atau teman setelah seharian sibuk beraktivitas. Namun, terlalu sering makan malam di atas pukul 21.00 WIB dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan.

Obesitas Mengintai

Firman, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, menegaskan bahwa kebiasaan makan malam yang tidak sehat dapat meningkatkan berat badan atau obesitas. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesity menjelaskan bahwa orang yang sering makan malam memiliki kecenderungan peningkatan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi dan risiko obesitas yang lebih besar daripada individu yang tidak memiliki kebiasaan makan di malam hari. Firman menjelaskan, “Makan larut malam sering kali menyebabkan konsumsi kalori berlebihan, karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk membakar kalori yang kita konsumsi sebelum tidur. Konsumsi kalori berlebihan ini dapat mengakibatkan penumpukan lemak, yang pada akhirnya meningkatkan risiko obesitas.”

Gangguan Pola Tidur

Selain itu, makan larut malam juga dapat mengganggu pola tidur. Konsumsi makanan berat atau berlemak sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti rasa mulas, atau tidak nyaman saat berbaring. Proses pencernaan makanan di malam hari juga dapat meningkatkan produksi asam lambung, yang bisa memicu gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) yang sering muncul di malam hari, sehingga mengganggu pola tidur.

Risiko Penyakit Metabolik

Kebiasaan makan malam juga memiliki hubungan yang kuat dengan peningkatan risiko penyakit metabolik seperti Diabetes Mellitus tipe 2. Konsumsi makanan tinggi gula dan lemak pada malam hari dapat menyebabkan lonjakan gula di dalam darah, sehingga memicu penyakit diabetes. Sebuah penelitian di The American Journal of Clinical Nutrition menjelaskan bahwa sering makan malam mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang bisa meningkatkan resistensi insulin, kondisi ini merupakan faktor risiko utama penyakit Diabetes Mellitus tipe 2.

Masalah Sistem Pencernaan

Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu proses metabolisme pencernaan. “Sering makan larut malam dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah pencernaan seperti perut kembung dan sembelit,” imbuh Firman.

Dampak pada Kesehatan Mental

Konsumsi makanan berat dan berlemak pada malam hari dapat membuat tubuh kurang bertenaga di pagi hari dan cenderung mengantuk. Gangguan tidur yang disebabkan oleh kebiasaan makan malam dapat mengganggu kestabilan mood, penurunan daya ingat, dan sulit berkonsentrasi.

Solusi untuk Pola Makan Sehat

Firman menyarankan, “Agar terhindar dari beberapa masalah kesehatan di atas, sangat penting bagi kita untuk selalu memperhatikan pola makan dan gaya hidup sehat, salah satunya menghindari kebiasaan makan di malam hari. Mengatur waktu makan, dan membatasi konsumsi makanan berlemak dan tinggi gula pada malam hari.” (Stg)

Sumber: FIK (UM) Surabaya, The American Journal of Clinical Nutrition

Share :

Baca Juga

Kapolres Buru Hadiri Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru
Musrenbang Desa Tenggarejo Dalam Rangka Membahas Dan Menyepakati Rancangan RKP Desa tahun Anggaran 2026

Banten

Antispasi Kemacetan di Pasar Jelang Puasa Ramadhan, Personil Polsek Malingping Polres Lebak Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas
Prediksi Turki vs Portugal Euro 2024: Pertarungan Sengit di Westfalenstadion
Sebagai Sarana Serap Informasi Kapolsek Cijaku Polres Lebak laksanakan Giat “Jum’at Curhat” Bersama Masyarakat.
Polsek Pangenan Sambangi Tempat Obyek Vital
Pergantian Tahun 2023 Berhasil Diamankan Oleh Polres Cirebon Kota Secara Kondusif
Dukung Usaha Desa Binaan, Babinsa Koramil Kuala Kencana Hadiri Rapat Pembentukan Bumdes

Contact Us