Cirebon, suararepubliknews.com – Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang dengan mengamankan dua pengedar obat keras terbatas (OKT) tanpa izin resmi. Penangkapan dilakukan terhadap seorang tersangka berinisial RA (30) di pinggir jalan wilayah Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Senin, 8 Juli 2024, sekitar pukul 14.00 WIB.
Barang Bukti yang Diamankan
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan RA. Barang bukti tersebut meliputi:
- 1500 butir Tramadol
- Uang tunai hasil penjualan senilai Rp 15 ribu
- Handphone
- Sepeda motor
- Barang-barang lainnya yang terkait dengan aktivitas pengedaran obat keras terbatas
Jeratan Hukum bagi Tersangka
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa tersangka RA akan dijerat dengan Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. Tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara atas perbuatannya tersebut. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RA dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni pada Selasa, 16 Juli 2024.
Upaya Berkelanjutan Memberantas Narkoba
Pihak Polresta Cirebon menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti dalam memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya, termasuk OKT, di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk berpartisipasi menjaga kondusifitas kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan atau melihat terjadinya tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni.
Peran Aktif Masyarakat
Kombes Pol Sumarni juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Cirebon. Masyarakat diharapkan dapat segera melaporkan jika menemukan atau melihat adanya tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon.
Dengan langkah-langkah tegas ini, Polresta Cirebon berupaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari peredaran obat-obatan terlarang, demi kesejahteraan dan keamanan seluruh warga Kabupaten Cirebon. (Stg)
Sumber: Bidhumas Polda Jabar










