Home / Tak Berkategori

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:38 WIB

Perusahaan Taksi Terbang ‘Lilium’ Terima Pesanan Besar dari Saudia Group

Taksi Terbang - 'Lilium' Foto: Reuters

Taksi Terbang - 'Lilium' Foto: Reuters

Munich, suararepubliknews.com – Lilium, perusahaan pengembang taksi terbang yang berbasis di Jerman, pada hari Kamis (18/07) menerima pesanan terbesarnya dari maskapai penerbangan Arab Saudi, Saudia Group. Maskapai ini membeli hingga 100 unit pesawat terbang bertenaga listrik, yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Pesanan Awal dan Potensi Tambahan

Maskapai penerbangan milik negara ini melakukan pemesanan awal sebanyak 50 taksi terbang jet elektrik Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) Lilium dengan kemungkinan pemesanan tambahan sebanyak 50 taksi lagi, demikian ungkap Lilium.

Integrasi Armada Tahun 2026

Taksi terbang listrik perdana ini, dengan kapasitas empat hingga enam kursi dan dirancang untuk menjadi pengganti transportasi darat atau penerbangan jarak dekat, diperkirakan akan segera bergabung dengan armada maskapai Saudia pada tahun 2026.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan di kantor pusat Lilium di pinggiran kota Munich dalam sebuah kunjungan para eksekutif Saudia ke Jerman.

Nilai Pesanan Mencapai $700 Juta

Salah satu pendiri Lilium, Daniel Wiegand, mengatakan kepada media bahwa nilai seluruh pesanan, termasuk pesanan tambahan atau susulan, adalah sekitar $700 juta (sekitar 10,5 Triliun Rupiah).

Dalam persaingan di pasar yang ramai akan kendaraan eVTOL, perusahaan ini membutuhkan uang muka dari para konsumennya untuk menyelesaikan pengembangan taksi terbang tersebut.

Total Pesanan dan Komitmen

Saat ini, perusahaan ini memiliki 106 pesanan yang telah disepakati, termasuk dari Saudia, ditambah 76 penawaran, dan sekitar 600 nota kesepakatan, kata CEO Lilium, Klaus Roewe, pada acara tersebut. Penundaan dalam pengiriman peralatan pengujian dan suku cadang lainnya telah mendorong Lilium untuk menunda penerbangan perdana taksi terbang yang lepas landas vertikal dan berawak ini hingga awal tahun depan.

Penggunaan Pesawat untuk Keperluan Haji dan Wisata

Menurut Saudia, taksi terbang ini akan digunakan untuk mengangkut jemaah haji antara Mekkah dan Jeddah, serta mengangkut para tamu ke berbagai acara olahraga besar di ibukota Riyadh dan juga ke berbagai tujuan wisata.

Saudia berharap 50 pesawat pertama akan dikirimkan pada tahun 2029, kata Chief Marketing Officer Khaled Tash kepada Reuters.

Kunjungan ke Airbus dan Rencana Masa Depan

Selama kunjungan mereka ke Jerman minggu ini, para eksekutif maskapai ini juga mengunjungi Airbus di Hamburg menyusul pesanan besar untuk pesawat jet yang berbadan ramping juga sebagai bagian dari rencana Arab Saudi untuk meningkatkan lalu lintas udara dan pariwisata ke negara tersebut.

Saudia bertujuan untuk melipatgandakan jumlah pelanggan tahunannya hingga tiga kali lipat menjadi 300 juta penumpang pada akhir dekade ini. Pariwisata adalah pilar utama dari “Visi 2030” Arab Saudi, sebuah program investasi berskala besar untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan tersebut dari sektor pertambangan minyak. (Stg)

Sumber: Reuters “Saudia hands Germany’s Lilium biggest order yet for flying taxis”

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Kuat Kepala Atr/BPN Kab. Kebumen Bekerjasama Baik Dengan Mafia Tanah Dan Instansi Pemerintah Terkait
Arman Depari :Bersinar, Lebih Baik Pencegahan Daripada Mengobati,Dalam Pelantikan DPD Dan DPW GMDM Se-Provinsi Banten

Maluku

Jelang Hari Bhayangkara ke-79, SPN Polda Maluku Kembali Berbagi Kasih
Akibat Maniak Main Tiktok, Suami Laporkan lstri Ke Polisi
Kapolri Dampingi Presiden Jokowi Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti
Kepolisian Amankan Tiga Pelaku Pencurian Baterai Lithium Telkom di Pangandaran Setelah Pengejaran Dramatis
Minum Kopi Dapat Cegah Kematian Dini Akibat Duduk Sepanjang Hari
Geger,Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Berikan Jawaban Terkait Penolakan Data PTSL

Contact Us