Home / Tak Berkategori

Selasa, 20 Agustus 2024 - 19:57 WIB

Kejari Jakarta Barat Bersama BNPT dan PT Pindad Gelar Verifikasi Barang Bukti Tindak Pidana Teroris

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan PT Pindad menggelar verifikasi dan pemeriksaan terhadap barang bukti dalam perkara tindak pidana terorisme

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan PT Pindad menggelar verifikasi dan pemeriksaan terhadap barang bukti dalam perkara tindak pidana terorisme

Verifikasi Senjata dan Amunisi oleh Kejari Jakarta Barat Didukung BNPT dan PT Pindad, Langkah Awal Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Terorisme

Jakarta, suararepubliknews.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan PT Pindad menggelar verifikasi dan pemeriksaan terhadap barang bukti dalam perkara tindak pidana terorisme. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Kejari Jakarta Barat pada Senin (19/8/2024) dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro.

Verifikasi dan Pemeriksaan Senjata serta Amunisi

Dalam acara tersebut, Kajari Jakarta Barat, Hendri Antoro, didampingi Kepala Seksi PB3R (Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan), Dodi Gazali Emil, dan staf PB3R, melakukan verifikasi terhadap berbagai jenis senjata dan amunisi yang menjadi barang bukti tindak pidana terorisme. Proses verifikasi ini juga melibatkan Tim dari BNPT dan PT Pindad.

“Barang bukti yang kami verifikasi meliputi senjata laras panjang, senjata laras pendek, amunisi, komponen senjata, rakitan upper senjata, laras senjata, peredam pistol, magazine senjata, serta busur panah,” ujar Hendri Antoro saat merinci jenis barang bukti yang diperiksa.

Pentingnya Verifikasi Barang Bukti

Hendri Antoro menjelaskan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan langkah penting dalam proses identifikasi lanjutan terhadap barang bukti tindak pidana terorisme. “Verifikasi ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan barang bukti sesuai dengan data dan siap untuk dimusnahkan sesuai dengan putusan pengadilan,” jelas Hendri.

Pemusnahan Barang Bukti Terorisme

Setelah proses verifikasi selesai, barang bukti tersebut akan dimusnahkan dengan difasilitasi oleh PT Pindad, sebuah perusahaan industri milik TNI Angkatan Darat yang berfokus pada produksi alat pertahanan dan keamanan. Pemusnahan ini akan dilakukan sesuai dengan keputusan pengadilan, dengan dukungan dari BNPT untuk memastikan proses berjalan lancar dan sesuai prosedur.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, BNPT, dan PT Pindad dalam menangani perkara tindak pidana terorisme secara serius dan menyeluruh, mulai dari proses penegakan hukum hingga pemusnahan barang bukti yang berpotensi membahayakan masyarakat. (Mzr/Stg)

Share :

Baca Juga

Susunan Redaksi

Amri
Kapushubad Tinjau Uji Fungsi Smart Class Pusdikarhanud, TNI AD Perkuat Transformasi Digital Pendidikan
Kapolres Lebak Pimpin Apel Pagi, Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat dan Jauhi Pelanggaran
Kepala Desa Cikawao, Kec. Pacet Kab. Bandung Aan Hadiana, S.Pd. Mengkoordinir Hot Mix Jembatan Cokawao.

Maluku

Kunjungi Siswa Diktuba Polri di SPN Polda Maluku, Kapolda: Asah Kemampuan Jadi Polisi Bermental Baik dan Cerdas
Sosialisasi Peranan Lembaga Pemberdayaan Wanita, Mewujudkan Perempuan Yang Berkarakter Dan Percaya Diri, Gelar Giat Kesbangpol Kota Tangerang
Warga Desa Kerta Gelar Muslub, Tuntut Pengunduran Diri Kepala Desa.
Rakor Kesehatan Humbahas: Peningkatan Deteksi Dini dan Respons Penyakit di Kabupaten Humbang Hasundutan

Contact Us