Home / Tak Berkategori

Senin, 26 Agustus 2024 - 18:29 WIB

Sinergitas Kuat TNI-Polri untuk Pilkada Maluku 2024: Kesiapan Optimal demi Kelancaran dan Keamanan

Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Praja Salawaku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (26/8/2024)

Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Praja Salawaku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (26/8/2024)

AMBON, suararepubliknews.com POLDAMALUKU, Dalam rangka mempersiapkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Praja Salawaku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (26/8/2024). Apel ini menjadi bukti nyata komitmen TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku selama proses Pilkada berlangsung.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, bersama Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Syafrial. Hadir pula sejumlah pejabat penting dari Forkopimda Maluku, KPU, Bawaslu, serta jajaran TNI-Polri.

Fokus pada Sinergitas dan Kolaborasi: Kunci Sukses Pilkada Maluku

Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menegaskan pentingnya meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antara TNI-Polri serta instansi terkait untuk memastikan keamanan Pilkada. “Tingkatkan sinergitas dan berkolaborasi untuk menyukseskan Pilkada serentak tahun 2024 di Maluku,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya disiplin dan moral kerja yang tinggi di setiap personel yang bertugas. Ia meminta agar personel memahami dan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, sesuai prosedur, demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolda Maluku mendorong para personel keamanan untuk melakukan pendekatan aktif dengan tokoh masyarakat, agama, dan adat guna menjaga ketertiban. Ini merupakan langkah penting untuk menciptakan partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Pilkada berlangsung.

Netralitas dan Integritas: Harga Mati untuk TNI-Polri

Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya netralitas personel TNI-Polri selama proses Pilkada. Ia memperingatkan agar tidak ada yang terlibat dalam politik praktis, yang dapat merusak citra serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara ini. “Jaga netralitas dan hindari politik praktis yang dapat menurunkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengamanan Pilkada, seraya menegaskan keyakinannya bahwa dengan persiapan yang matang, Pilkada Maluku akan berjalan dengan aman dan tertib.

Tantangan Geografis Maluku: Persiapan Ekstra untuk Daerah Rawan Konflik

Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Syafrial, mengingatkan bahwa Pilkada Maluku memiliki kompleksitas tersendiri. Kondisi geografis yang luas dan terpisah oleh lautan menjadi tantangan tersendiri dalam pengamanan. Oleh karena itu, personel TNI-Polri diminta untuk melakukan pemetaan wilayah-wilayah rawan konflik dan segera mengambil langkah antisipasi.

“Penggalangan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat harus dilakukan untuk mencegah potensi konflik,” ujar Pangdam. Apabila terjadi masalah di lapangan, personel diminta untuk segera mengambil tindakan cepat sesuai prosedur yang berlaku, guna menyelesaikan permasalahan secara profesional.

Profesionalisme dan Humanisme: Pedoman Pengamanan Pilkada

Mayjen TNI Syafrial juga menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas pengamanan yang humanis, penuh tanggung jawab, dan sesuai dengan SOP yang berlaku. Ia mengingatkan personel untuk selalu siap dengan perlengkapan yang diperlukan dan menjaga body system untuk melindungi keselamatan satu sama lain di lapangan.

Selain itu, Pangdam meminta seluruh personel untuk menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat dan menerapkan “cooling system” guna mencegah polarisasi selama proses Pilkada berlangsung. “Semua pihak harus menjaga komunikasi baik dan cooling system untuk menjaga stabilitas selama Pilkada,” tandasnya.

Pengamanan Pilkada Maluku 2024: Menuju Proses Demokrasi yang Damai dan Kondusif

Dengan berbagai tantangan yang ada, TNI-Polri serta seluruh instansi terkait bertekad untuk menciptakan Pilkada serentak di Maluku yang damai, tertib, dan aman. Sinergitas yang kuat dan persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi kompleksitas wilayah serta potensi konflik yang mungkin terjadi.

Pilkada serentak di Maluku akan menjadi ujian besar bagi aparat keamanan, namun dengan kerja keras dan dedikasi dari seluruh personel yang terlibat, diharapkan proses demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Maluku. (Dhet)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Mal Pelayanan Publik di DPMPTSP Kota Tangerang, Adalah Layanan Terintegrasi Berbagai Fasilitas
Warga Dusun Wonokoyo Gelar Fogging Mandiri untuk Cegah DBD
Sambut Pesta Demokrasi, HMI Serasan Sekate Bakal Gelar Seminar Pilkada Damai

Tangerang Raya

Pemulangan Jamaah Haji Kloter 21 Disambut Antusias oleh Keluarga
Bersama Forkopimda Tinjau Program MBG di SD Negeri 3 Hative Besar, Kapolda: Kita Siapkan Mereka Untuk Masa Depan
Penjabat Sekda Serang Optimis Kerajinan Tas Jadi Produk Unggulan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kurangi Pengangguran

Maluku

Prestasi Internasional: Polwan Polda Maluku Tembus Final dan Raih Perak di Thailand
Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti: Kasus Pencucian Uang Tersangka ARPG

Contact Us