Home / Tak Berkategori

Jumat, 13 September 2024 - 18:26 WIB

55 Petugas Wisata Humbahas Ikuti Pelatihan Pemandu Wisata, Fokus pada Pemahaman Destinasi dan Kaldera Toba

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (11/9/2024) hingga Jumat (13/9/2024), dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam memandu wisata di desa-desa wisata yang dikelola

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (11/9/2024) hingga Jumat (13/9/2024), dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam memandu wisata di desa-desa wisata yang dikelola

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemandu wisata terkait destinasi alam, sejarah geologi, serta keramahan dalam menyambut wisatawan di kawasan Unesco Global Geopark Kaldera Toba.

Humbahas, suararepubliknews.com – Sebanyak 55 petugas wisata yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengikuti pelatihan pemandu wisata di Hotel Martin Anugerah, Doloksanggul. Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (11/9/2024) hingga Jumat (13/9/2024), dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam memandu wisata di desa-desa wisata yang dikelola.

Menghadirkan Narasumber Berpengalaman: Ketua HPI Sumut Berikan Materi Pelatihan

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Humbahas dan dihadiri oleh narasumber berpengalaman, yakni Ketua Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Utara, Kus Endro. Ia didampingi oleh Julina Martha Hutapea, anggota HPI Sumut, untuk memberikan wawasan praktis dan mendalam kepada para peserta.

Menurut Kabid Ekonomi Kreatif Disparpora Humbahas, Brettynce Simamora, SE, pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan yang komprehensif mengenai cara memandu wisata, baik dari segi potensi alam, sejarah, hingga cara berinteraksi dengan wisatawan.

Pentingnya Pemahaman Destinasi dan Sejarah Alam di Kaldera Toba

Kadis Disparpora Humbahas, Jakkon Marbun SE, MM, menjelaskan bahwa petugas wisata harus memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai objek wisata yang mereka pandu. Terutama dalam konteks Kabupaten Humbahas yang menjadi bagian dari Kaldera Toba, salah satu situs Unesco Global Geopark. Menurut Jakkon, petugas wisata tidak hanya perlu memahami potensi sumber daya alam, tetapi juga struktur geologi dan sejarah kebumian dari destinasi yang dikelola.

“Pemandu wisata harus memahami seluruh aspek geologi dan alam seperti batuan, fosil, mineral, dan sejarah pembentukan objek wisata yang mereka pandu,” jelas Jakkon. Dengan pemahaman tersebut, petugas wisata akan mampu menyajikan informasi yang terstruktur kepada para wisatawan, memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan bermakna.

Kaldera Toba: Tanggung Jawab Bersama dalam Pengelolaan Wisata Berkelanjutan

Jakkon juga menekankan bahwa menjadi bagian dari Kaldera Toba sebagai Unesco Global Geopark merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi masyarakat lokal. Kesempatan ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru di sektor pariwisata dan memungkinkan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengembangan serta pengelolaan destinasi wisata.

Selain itu, Jakkon mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam dan etika dalam menyambut pengunjung. “Dengan pengakuan dunia terhadap Kaldera Toba, masyarakat harus lebih serius dalam merawat lingkungan dan menjaga kelestarian alam agar wisatawan merasa nyaman dan terkesan,” tambahnya.

Kisah Sejarah yang Harus Dipahami Pemandu Wisata: Dari Supervulcano Hingga Tombak Sulu Sulu

Sebagai contoh, Jakkon menyoroti bagaimana seorang pemandu wisata di Kaldera Toba harus memahami sejarah terbentuknya Danau Toba akibat letusan Supervulcano sekitar 60.000 tahun lalu. Ia juga menekankan pentingnya memahami kisah sejarah lokal, seperti sejarah Tombak Sulu Sulu, dan situs-situs bersejarah lainnya.

Di samping pemahaman ilmiah dan historis, Jakkon juga menekankan bahwa keramahan dan kebersihan adalah kunci utama dalam pelayanan wisata. “Pemandu wisata harus selalu ramah, siap memberikan informasi yang jelas, serta menjaga kebersihan di setiap destinasi,” tandasnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan 55 petugas wisata yang mengikuti dapat meningkatkan kualitas pelayanan wisata di Kabupaten Humbahas, khususnya di kawasan Kaldera Toba, yang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata internasional berkelanjutan. (Demaks S)

Share :

Baca Juga

Banten

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila: Kapolres Lebak Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila
Babinsa Koramil 1506-03/Airbuaya Monitoring Kegiatan Dzikir

Buru

Apresiasi Program Pendidikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, 400 Siswa Diberi Akses Belajar Gratis

Tangerang Raya

Pemain Dana Bank Berkedok Pengusaha Rayu Lansia 78 Tahun di Lippo Karawaci
Polri Lakukan Pelatihan Gabungan Ambulans Udara, Tingkatkan Pelayanan Darurat Saat Nataru
Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi dari fraksi Gerindra, Bambang Purnomo  Akan Perjuangkan Para Musisi Kota Cimahi
Forkopimda Kota Tangerang Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis Kemenhub RI di Terminal Poris Plawad 

Jawa Barat

Puluhan Personel Polresta Cirebon Jalani Tes Urine

Contact Us