Sinergi Aparat untuk Jamin Keamanan dan Ketertiban Proses Demokrasi di Kabupaten Buru
Namlea, suararepubliknews.com – Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Mohamad Tamami, S.Sos., turun langsung memantau proses rapat pleno penghitungan suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Lolong Kuba, Waelata, dan Waeapo, pada Sabtu (30/11/2024). Kehadiran kedua pimpinan ini menjadi wujud nyata komitmen untuk memastikan jalannya tahapan pemilu berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Jaminan Keamanan Proses Pemilu
Pemantauan langsung ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan selama penghitungan suara. Kapolres Sulastri Sukidjang menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif agar seluruh tahapan pemilu dapat berjalan lancar.

“Kami ingin memastikan bahwa proses demokrasi di Kabupaten Buru berlangsung damai dan transparan. Semua pihak harus ikut menjaga suasana ini,” ungkapnya.
Dandim Letkol Inf Mohamad Tamami juga menambahkan bahwa koordinasi antara TNI dan Polri sangat penting untuk mengawal pemilu.
“Kami hadir untuk mendukung stabilitas keamanan, sehingga masyarakat dapat percaya bahwa hasil pemilu mencerminkan aspirasi mereka,” ujarnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Kapolres dan Dandim memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar mendukung stabilitas keamanan selama proses penghitungan suara, antara lain:
- Menghindari Provokasi: Tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
- Menjaga Ketertiban: Menghormati jalannya proses demokrasi dengan sikap dewasa dan damai.
- Percaya pada Proses Hukum: Jika ada keberatan terkait hasil pemilu, masyarakat diminta untuk menempuh jalur hukum sesuai undang-undang.
- Kolaborasi untuk Kamtibmas: Aparat dan masyarakat diimbau bekerja sama menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Sinergi untuk Pemilu Damai
Pemantauan di tiga kecamatan strategis ini menunjukkan pendekatan proaktif dari aparat keamanan. Dengan sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat, harapannya potensi gangguan dapat diminimalkan. Langkah ini sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang tengah berlangsung di Kabupaten Buru.

Proses penghitungan suara yang berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar menjadi cerminan dari keberhasilan sinergi aparat keamanan dalam mendukung pesta demokrasi di wilayah ini.
Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024











