Suararepubliknews.com, Tulungagung – Perjuangan para tenaga pendidik di lingkup dinas pendidikan kabupaten Tulungagung yang lolos pada penerimaan pppk paruh waktu belum selesai.Mereka masih harus berjuang lagi agar perubahan status pada laporan dapodik bisa diterima, Tulungagung 20/01/2026.
Demi merubah status pada laporan dapodik mereka rela antri berjam jam dan beberapa kali mendatangi kantor dinas pendidikan kabupaten Tulungagung agar segera dapat kejelasan.
Bahkan semakin banyaknya antrian yang didominasi para pegawai berseragam tersebut hanya terlihat sekitar 2 pejabat yang melayani sehingga antrian terlihat sampai ke halaman depan kantor termasuk bidang gtk yang berada di bagian belakang kantor dinas pendidikan.
Berdasarkan keterangan beberapa pegawai yang rata rata adalah pppk paruh waktu menyatakan bahwa kedatangan mereka terkait adanya intruksi yang mereka terima dalam grup whatsapps.
‘Kedatangan kami sesuai intruksi yang kami terima melalui grup pppk paruh waktu agar menyerahkan sk yang kami terima ke dinas pendidikan dengan tujuan sinkronisasi data’jelas salah satu pppk paruh waktu yang enggan disebutkan namanya(20/01/2026) sambil menunggu untuk dipanggil setelah sebelumnya mengumpulkan sk di petugas pelayanan
Lebih lanjut darmono selaku kasubag umum ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan terkait antrian yang ada didinas pendidikan.
‘Tujuan mereka kesini untuk melakukan pembenahan terkait data yang di unggah pada laporan dapodik khususnya pada perubahan status pppk ‘jelas darmono.
Sampai berita ini diterbitkan baik plt kepala dinas pendidikan sukowinarno maupun sekdin deni Susanti tidak bisa dimintai pernyataan.
Sudah pantaskah apa yang nantinya akan mereka terima dalam bentuk gaji setiap bulannya dibandingkan pppk paruh waktu di tempat lainnya……kbt










