Pandeglang, Suararepubliknews – Kabupaten Pandeglang masih dilanda krisis air bersih pasca banjir yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun 2026. Banjir yang terjadi telah menyisakan berbagai permasalahan serius bagi masyarakat, salah satunya adalah krisis ketersediaan air bersih.
Pasca banjir, sumber air warga baik dari sumur maupun sungai masih dalam kondisi keruh dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, Selasa (27/1/2026), memaksa warga untuk mencari alternatif lain demi memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh warga Kampung Eretan dan Kampung Dungu Sahur, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Menyikapi situasi tersebut, Laznas Rumah Yatim melaksanakan aksi sosial penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.
Aksi penyaluran air bersih difokuskan di Kampung Dungus haur, Desa Surianeun.
Dalam kegiatan tersebut, Rumah Yatim didampingi oleh Sabda selaku Ketua Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Patia serta prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti yang turut membantu proses distribusi bantuan.
Sebelum melaksanakan aksi di Kampung Dungus haur, Relawan Rumah Yatim bersama prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti juga terlebih dahulu membantu pendistribusian air bersih di Kampung Eretan, Desa Surianeun.
Pada kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan KNPI Kabupaten Pandeglang untuk memastikan kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi.
Sabda, selaku Ketua KSB Kecamatan Patia, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para donatur dan Laznas Rumah Yatim, KNPI, serta BPBD Kabupaten Pandeglang atas kepedulian dan dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Surianeun yang terdampak banjir.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini, yang sangat membantu meringankan beban masyarakat pasca banjir,” ujar Sabda dengan penuh rasa syukur.
Eri Piatna selaku Relawan Rumah Yatim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur dan pejuang kebaikan, serta kepada para relawan dari KNPI, KSB, BPBD Kabupaten Pandeglang, dan prajurit Yonif TP 842/Badak Sakti yang secara sukarela bahu-membahu menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Surianeun.
“Bantuan ini merupakan harapan baru bagi warga yang terdampak. Kami berharap aksi seperti ini dapat terus berlanjut dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih mereka,” tutup Eri. (Iwan H)









