Home / Banten

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Panen Raya Jagung di Kopo, DKPP Kabupaten Serang Dukung Swasembada dan Petani yang Mandiri

Kab.Serang.Suara Republik News, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo bersama Wakapolres Serang Kabupaten Komisaris Polisi (Kompol) Andri Surya Kurniawan melakukan Gerakan Tanam serta Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di areal pertanian Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo pada Jum’at, 6 Februari 2026.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo berharap kelompok tani yang sudah dibantu selanjutnya agar tetap terus menanam jagung. Oleh karena itu, dari hasil panen disisihkan untuk penanaman berikutnya.

“Semoga petani kedepan lebih maju dan sejahtera, untuk mendukung swasembada berkelanjutan dan menjadi petani yang mandiri,” ujarnya.

Senada disampaikan Wakapolres Serang Kabupaten Kompol Andri Surya Kurniawan berkenaan dengan Gerakan Tanam serta Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.

“Sangat mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui program swasembada pangan berkelanjutan, yang berdampak untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir jajaran Polsek Kopo sejumlah kepala desa (kades) di Kecamatan Kopo, Sekretaris Camat (Sekmat) Kopo Muhamad Ubaidillah, dan para penyuluh Kecamatan Kopo, serta sejumlah kepala desa (kades) se Kecamatan Kopo.

Sekadar diketahui untuk luas lahan pertanian jagung dilokasi tersebut seluas 10 hektare untuk gerakan tanam seluas 3 hektare, dan panen seluas 6 hektare dengan menghasilkan 14,4 ton dikalikan 60 persen yakni 8,05 ton pipil kering atau perhektare.

Sekmat Kopo Muhamad Ubaidillah mengatakan bahwa butuh dukungan pemerintah pusat maupun daerah guna pengadaan alat pengering jagung (bed dryer).

“Hal ini agar saat memproduksi jagung di Kopo tidak perlu dikeringkan di Cikande,” ujarnya.

( Holid/team ).

Share :

Baca Juga

Banten

Motif Begal yang Menggorok Leher Tukang Ojek di Pandeglang Terungkap: Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Banten

PT WKC Diduga Merusak Terumbu Karang Dan Gunakan Material Pasir Laut Ilegal, Polda Banten Diminta Usut Tuntas

Banten

Guna Tingkatkan Kompetensi Guru, Kepala Sekolah di Padarincang Gelar Rapat

Banten

Puskesmas Petir Klarifikasi, Bantah Pungut Rp200 Ribu Biaya Mobil Ambulans

Banten

52 Kasus Kusta Aktif di Lebak, Pemkab Lakukan Pengobatan Intensif

Banten

Bupati Serang Ratu Zakiyah Sidak, Pegawai Dua OPD Terkejut.

Banten

Timah 300 Ton di Kapal Patah: Ujian Nyali Jaksa Agung di Tengah Rapor Merah ICW

Banten

Kasus Desa Kerta Tak Kunjung Jelas, Aktivis Lebak Selatan Soroti Penanganan Hukum dan Sikap Pemerintah Lebak

Contact Us