Warga Resah, Pakar: Rawan Kontaminasi Bakteri. Dirut PDAM Diminta Bertanggung Jawab
TANGERANG, _ Suara republik News. Com. Temuan mengejutkan terjadi di Kota Tangerang. Pada senin, tgl 24/8/2026. Pipa jaringan air bersih PDAM Tirta Benteng diduga dipasang di dalam gorong-gorong saluran air kotor yang kondisinya penuh sampah plastik, lumpur, dan kotoran.
Pantauan awak media ….. menunjukkan pipa berwarna biru tergeletak di dasar gorong-gorong tanpa pelindung selongsong sama sekali. Lokasi berada di jalan moch toha pasar baru sangiang . Kondisi gorong-gorong itu sendiri dipenuhi endapan lumpur hitam dan sampah.
“Astaghfirullah, ini air yang kita pakai masak, mandi, minum. Masa pipanya ditaruh di tempat kotor kayak got. Kalau ada yang bocor gimana? Kita keracunan dong,” ujar udin , warga setempat.

PAKAR: SANGAT BERBAHAYA & MELANGGAR STANDAR
Menurut Permenkes No.32 Tahun 2017, pipa air minum harus steril dan berjarak minimal 2 meter dari saluran limbah. Pemasangan di dalam gorong-gorong sangat dilarang.
“Ini sangat berbahaya. Satu kali ada kebocoran atau rembesan, maka air kotor dari gorong-gorong itu akan masuk ke pipa dan dikonsumsi warga. Risikonya diare, muntaber, hepatitis, bahkan tipes. Ini kelalaian fatal_,” jelas marifin peduli kesehatan.
DUGAAN MALADMINISTRASI PDAM TIRTA BENTENG
Temuan ini menjadi tamparan keras bagi PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang selaku BUMD yang bertugas menyediakan air bersih.
“Ini bukan salah teknis. Ini salah niat. 24 Miliar proyek jalan aja amburadul, sekarang air minum warga juga dikorbankan. Dirut harus mundur kalau tidak becus,” kecam Marifin.
TUNTUTAN:
- PDAM Tirta Benteng wajib memindahkan pipa tersebut dalam waktu 3×24 jam
- Dinkes Kota Tangerang segera melakukan uji laboratorium air di titik terdekat
- Walikota Tangerang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PDAM
Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Benteng belum dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi.
( Rosita/tim ).










