Ketua Umum Bakor PKC, H. Heri Djuhaeri “20 tahun sudah kita berjuang untuk daerah otonomi baru pemekaran Kabupaten Cilangkahan. Hasil kajian dari STPDN maupun Untirta menunjukkan bahwa daerah kita sangat layak untuk menjadi kabupaten,”
Lebak, suararepubliknews.com – Bakor PKC (Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan) mengadakan acara silaturahmi dan konsolidasi pada Sabtu (29/6/2024) di Resto Batete, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses pembentukan Kabupaten Cilangkahan yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Lebak.
Ketua Umum Bakor PKC, H. Heri Djuhaeri, dalam sambutannya menyatakan bahwa organisasi tersebut telah berjuang selama 20 tahun untuk mengupayakan daerah otonomi baru ini. “20 tahun sudah kita berjuang untuk daerah otonomi baru pemekaran Kabupaten Cilangkahan. Hasil kajian dari STPDN maupun Untirta menunjukkan bahwa daerah kita sangat layak untuk menjadi kabupaten,” ujarnya. Heri juga menegaskan bahwa semua berkas dan dokumen terkait perjuangan ini telah diinventarisir oleh pengurus Bakor PKC.
Bantahan Terhadap Tudingan Politik
Heri menolak keras tudingan bahwa Bakor PKC digunakan sebagai alat politik. “Bakor PKC bukan organisasi politik. Sejak berdiri, kami tidak pernah terlibat dalam politik praktis dan tidak akan pernah terlibat,” tegasnya. Pernyataan ini disampaikan mengingat akan diadakannya Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati dalam waktu dekat.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Pj Bupati Lebak, diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpolinmas Lebak, H. Sukanta, menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak terhadap pemekaran Kabupaten Cilangkahan. “Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak mendukung penuh, dan siap memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Pj Bupati juga berpesan agar DOB ini terus digaungkan agar moratorium dicabut dan aspirasi ini dapat ditindaklanjuti,” ungkap Sukanta.

Kehadiran Elemen Masyarakat Lebak Selatan
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari 10 kecamatan di Lebak Selatan, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, ormas, OKP, tokoh pendidikan, ulama, mahasiswa, dan elemen lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat dan komitmen terhadap pembentukan Kabupaten Cilangkahan.
Rencana Aksi Lanjutan
Output dari kegiatan ini adalah melanjutkan agenda perjuangan pembentukan Kabupaten Cilangkahan. Salah satu rencana tindakan adalah mengadakan aksi unjuk rasa di Pemerintah Pusat untuk menyuarakan aspirasi tersebut. Bakor PKC bersama seluruh elemen masyarakat berencana untuk terus mendorong agar cita-cita ini segera terwujud. (Iwan H)











