Home / Daerah

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:34 WIB

Cagar Alam Taronggo Sekarat, Balai Gakkum KLHK Palu Diduga Sengaja ‘Tutup Mata’

Morowali Utara, Sulawesi Tengah, SRN – Di balik gembar-gembor penegakan hukum lingkungan oleh pemerintah, sebuah fakta memilukan terungkap di Cagar Alam Taronggo. Kawasan konservasi yang seharusnya steril dari perusakan ini justru menjadi ladang basah bagi pembalakan liar yang terorganisir dan brutal.

Kondisi ini bukan hanya menelanjangi kegagalan, tetapi juga menguatkan dugaan keterlibatan dan pembiaran yang dilakukan Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi yang berpusat di Palu.

Aktivitas ilegal ini sudah menjadi rahasia umum. Berdasarkan laporan di lapangan, truk-truk pengangkut kayu haram beroperasi tanpa rasa takut, siang dan malam.

Jaringan kejahatan ini bekerja rapi, memanfaatkan makelar dan disinyalir kuat melibatkan oknum aparat yang seharusnya bertugas menjaga hutan. Keberanian mereka adalah sebuah tamparan keras bagi Balai Gakkum yang seolah-olah sengaja berpaling dari kehancuran yang terjadi di depan mata.

Jeritan Frustrasi dan Tuntutan Keras Publik

“Kami sudah berulang kali melapor, memberikan bukti-bukti, tetapi responsnya selalu nihil. Mereka seolah membiarkan pemusnahan ini terjadi,” ungkap seorang aktivis lingkungan dengan nada penuh kekecewaan, Kamis 28 /08/2025.

Pernyataan ini bukan sekadar tudingan kosong. Ini adalah jeritan kemarahan atas dugaan kolusi yang membuat Balai Gakkum KLHK Palu seakan mati suri.

Kehancuran Cagar Alam Taronggo adalah bom waktu yang siap meledak. Musim hujan akan membawa bencana ekologis, mulai dari tanah longsor hingga banjir bandang yang mengancam nyawa dan harta benda masyarakat sekitar.

Karena itu, tuntutan publik semakin mengeras: Balai Gakkum tidak hanya harus menangkap para pelaku di lapangan, tetapi juga harus membongkar tuntas seluruh jaringan pembalakan ini. Mereka harus menyeret makelar dan oknum aparat yang terlibat ke meja hijau.

Baca Juga  Dorong Transformasi Polri, Tim Puslitbang Polri Laksanakan FGD "tantangan Fungsi Pembinaan dan Operasional Polri” di Polda Maluku

Publik menunggu. Akankah Balai Gakkum menunjukkan “taring” penegakan hukumnya, atau Cagar Alam Taronggo akan menjadi monumen bisu atas kegagalan penegakan hukum di Indonesia? Diamnya mereka adalah bukti paling vokal.( red ).

Share :

Baca Juga

Daerah

Polda Kalteng Kerahkan 2.850 Personel, Siap Hadapi Darurat Bencana di Bumi Tambun Bungai

Daerah

Polri Update Evakuasi, Visum, dan Identifikasi Dua Jenazah Korban Pembunuhan KKB di Yahukimo

Daerah

Danrem 071/WK Turun Langsung, Pastikan Nataru Aman dan Nyaman bagi Masyarakat ‎

Daerah

Diduga Kebal Hukum..!Tambang Galian C Ilegag Mulaih merajalela Di sekitar Bantaran Sungai Serayu, wilayah Kabupaten Banyumas.

Daerah

Koperasi Merah Putih, Harapan Baru Ekonomi Warga Desa

Daerah

Harapan Baru di Tengah Lumpur: Rumah Yatim Kirim 6 Truk Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Daerah

Srikandi Polri Ops Damai Cartenz-2025 Tebar Damai Lewat Ibadah Bersama Anak-anak di Gereja GPDI Yericho Nogolait Kandego, Nduga

Daerah

Ketua SEKBER dan Ketua IWOI Simeulue Ingatkan Bupati: Hentikan Diskriminasi Pers, Evaluasi Pejabat Pengkotak-kotak Media

Contact Us