Home / Tangerang Raya

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:14 WIB

Diduga Langgar Aturan, Pengisian Pertalite Dua Kali di SPBU Buaran Indah Akan Dilaporkan ke Pertamina.

Kota Tangerang, Suara republiknews. Com, Selasa [30/12/2025] pukul 14.50 WIB — Praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite secara berulang (dua kali dalam waktu bersamaan) oleh satu kendaraan bermotor terjadi di SPBU 34.151.34 Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Tindakan tersebut diduga kuat melanggar ketentuan distribusi BBM subsidi dan berpotensi merupakan penyalahgunaan BBM yang disubsidi negara.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, satu unit sepeda motor yang diduga telah dimodifikasi terlihat melakukan pengisian Pertalite dua kali berturut-turut dengan cara menekan ulang sistem pengisian otomatis, sehingga volume BBM yang diperoleh melebihi batas kewajaran. Praktik ini disinyalir dilakukan untuk mengumpulkan BBM subsidi dalam jumlah besar dan memunculkan dugaan adanya pembiaran bahkan kemungkinan kerja sama dengan oknum operator SPBU.

Awak media menilai tindakan tersebut bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai hak masyarakat yang berhak atas BBM bersubsidi. Temuan ini rencananya akan dilaporkan secara resmi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pihak terkait lainnya untuk ditindaklanjuti.

Saat dikonfirmasi di lokasi, awak media menemui dua orang pengawas SPBU bernama Adi dan Muntalam. Salah satu awak media mempertanyakan apakah pengisian BBM subsidi dua kali secara langsung untuk satu kendaraan diperbolehkan.

“Aturan seperti itu tidak boleh. Kalau benar terjadi, nanti akan saya tegur operatornya,” ujar salah satu pengawas SPBU.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab, pengawas tersebut menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan manajer SPBU, namun yang bersangkutan sedang cuti. Jawaban ini justru menimbulkan tanda tanya besar dan memperkuat dugaan lemahnya pengawasan internal di SPBU tersebut.

Baca Juga  Peredaran Obat Keras di Kemiri Tangerang Meresahkan, Siapa Sosok Ompong di Sini?

Dasar Hukum dan Ancaman Sanksi

Praktik pengisian BBM bersubsidi secara tidak wajar dan berulang ini bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, antara lain:

  1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi

Pasal 55:

Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

 

  1. Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM

Menegaskan bahwa BBM tertentu (termasuk Pertalite) hanya diperuntukkan bagi konsumen yang berhak, dan dilarang disalahgunakan untuk kepentingan komersial atau penimbunan.

  1. Peraturan BPH Migas

Mengatur kewajiban SPBU untuk mengawasi penyaluran BBM subsidi, serta melarang pengisian berulang kepada satu kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Apabila terbukti terjadi pelanggaran, operator SPBU, pengawas, hingga pengelola dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana, termasuk pencabutan izin usaha SPBU.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan instansi terkait agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran serta tidak terus-menerus disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

( Team ).

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

BPPKB Banten Kota Tangerang Aksi Sosial Membantu Warga Pasca Banjir.

Tangerang Raya

Wow Keren!! Pelayanan Booth Dukcapil Tangcity Mall Kota Tangerang Semakin Efisien Dan Nyaman Bagi Masyarakat

Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Luncurkan Layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil di Seluruh Kecamatan

Tangerang Raya

Kasus Pelecehan Siswi SMPN 19: Kuasa Hukum Tuding Pemkot Ciptakan Opini Bias dan Langgar Hak Klien

Tangerang Raya

Pererat Sinergi, Polsek Cikupa Sambangi Tokoh Masyarakat di Kelurahan Sukamulya

Tangerang Raya

Lurah Cikokol Monitoring Kebersihan Sampah di Bumi Mas Raya RW 08

Tangerang Raya

BHP2HI Selamatkan Aset Pemda kota Tangerang yang Di Rampas Acay(Panggilan).

Tangerang Raya

GATRA Soroti Pencabutan Segel PT Esa Jaya Putra, Satpol PP Kota Tangerang Dinilai Abaikan Prosedur

Contact Us