Pihak berwenang menyita dua kapal berbentuk kapal selam yang bermuatan hampir 5 ton kokain akhir pekan lalu di lepas pantai Pasifik Kolombia, demikian disampaikan oleh angkatan laut negara tersebut.
Kolombia, Suararepubliknews.com – Kapal selam narkotika tersebut dicegat dalam sebuah operasi gabungan oleh angkatan laut dan penjaga pantai negara itu, kata para pejabat dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (09/06).
Pihak berwenang mengatakan bahwa dua kapal yang membawa 4,9 ton kokain menuju Amerika Tengah dicegat di Pasifik Selatan. Enam tersangka ditangkap.
Pihak berwenang merilis empat gambar dari operasi tersebut, termasuk satu gambar yang menunjukkan tumpukan paket yang diduga narkoba yang diletakkan di daratan dan satu lagi yang menunjukkan para tersangka yang menyerah di atas kapal selam.
Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut Kolombia mengatakan akan terus beroperasi “di pesisir, sungai, laut, dan wilayah kepulauan” untuk memerangi perdagangan narkoba.
Pihak berwenang Kolombia mengatakan bahwa para petugas kini telah menyita total 13 “kapal selam narkotika” sepanjang tahun ini. Angkatan Laut Kolombia mengatakan telah mencegat 20 kapal selam semi-otomatis sepanjang tahun 2023, yang mengarah pada penyitaan 30 ton kokain dan lebih dari 5 ton ganja.
Kapal selam jenis ini letaknya sangat rendah di permukaan laut, tetapi tidak bisa masuk ke dalam air sepenuhnya. Kapal ini populer di kalangan penyelundup narkoba internasional karena kerap kali lolos dari deteksi pihak berwenang. Kapal-kapal ini terkadang ditangkap di perairan Kolombia saat menuju ke Amerika Serikat, Amerika Tengah, dan Eropa.
Pada bulan Februari, pihak berwenang Kolombia dalam misi pencarian dan penyelamatan dua nelayan yang hilang menemukan “kapal selam narkoba” yang memuat lebih dari 4 ton kokain. Beberapa minggu sebelumnya, angkatan laut Kolombia mencegat sebuah kapal selam yang bermuatan lebih dari 1.000 kilogram kokain di Samudra Pasifik.
Bulan lalu, polisi Italia menyita sebuah kapal selam kecil yang dikendalikan dari jarak jauh yang menurut mereka kemungkinan besar digunakan untuk mengangkut narkoba secara internasional.
Dilansir dari media Cbsnews, pihak berwenang di seluruh dunia telah melakukan penangkapan narkoba besar lainnya di perairan internasional baru-baru ini. Beberapa hari yang lalu, Penjaga Pantai AS mengatakan bahwa mereka membongkar kokain senilai $63 juta (sekitar 1 Triliun Rupiah) di sebuah pelabuhan di Florida setelah baku tembak sengit yang menenggelamkan kapal yang dicurigai sebagai kapal penyelundup narkoba dan awaknya di Laut Karibia.
Bulan lalu, Angkatan Laut Negara Prancis mengatakan telah menyita 2,4 ton kokain dari sebuah kapal penangkap ikan di Samudra Atlantik. (Stg)











