Pernyataan Keras Erdogan terhadap Terorisme, Turki akan terus berupaya untuk menghentikan semua konflik di wilayah tersebut, kata Presiden Turki Erdogan kepada presiden Rusia via telepon
Istanbul, suararepubliknews.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada Selasa (25/06) mengutuk serangan teroris yang terjadi akhir pekan lalu di wilayah Dagestan, Rusia. Dalam percakapan via telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, Erdogan menyampaikan belasungkawa dan solidaritasnya terhadap korban serangan tersebut. “Dalam percakapan via telepon itu, Presiden Erdogan menyatakan bahwa Turki menentang segala bentuk terorisme dan mengutuk keras serangan tersebut,” kata Direktorat Komunikasi Turki di X. “Dia menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Rusia atas kehilangan itu dan mendoakan agar para korban luka segera pulih,” tambah direktorat tersebut.
Upaya Ankara dalam Menghentikan Konflik
Erdogan juga menegaskan komitmen Ankara untuk terus berupaya menghentikan seluruh konflik di kawasan, menggarisbawahi bahwa Turki berdiri teguh dalam melawan segala bentuk terorisme dan kekerasan. Jumlah korban tewas dalam serangan teroris di wilayah Dagestan, Rusia, bertambah menjadi 21 orang, termasuk 16 petugas polisi dan lima warga sipil, di antaranya seorang pendeta. Kementerian Kesehatan Rusia melaporkan bahwa seorang polisi lainnya meninggal di rumah sakit pada Senin malam akibat luka-luka yang dideritanya.
Detail Serangan di Dagestan
Para penyerang pada Minggu lalu melakukan serangan terhadap gereja-gereja Ortodoks, sinagoga, dan pos polisi lalu lintas di kota Derbent dan Makhachkala di Dagestan. Serangan ini menargetkan tempat-tempat ibadah dan pos keamanan, menyebabkan kekacauan dan ketakutan di antara warga setempat.
Korban di Katedral Asumsi Suci
Seorang prajurit Korps Garda Rusia yang bertugas sebagai petugas pertolongan pertama di Katedral Asumsi Suci di kota Makhachkala juga tewas dalam serangan tersebut. Keberaniannya dalam memberikan pertolongan pertama di tempat kejadian membuatnya menjadi salah satu korban yang dikenang dengan penuh rasa hormat oleh rekan-rekan dan warga setempat.
Reaksi Internasional dan Solidaritas
Serangan ini menuai kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional, yang menyerukan penghentian kekerasan dan solidaritas terhadap korban. Erdogan dalam pernyataannya juga menggarisbawahi pentingnya kerjasama internasional dalam melawan terorisme dan menjaga perdamaian di kawasan. Dilansari dari Anadolu, berita ini menyoroti tragedi yang terjadi di Dagestan dan menggarisbawahi upaya internasional untuk melawan terorisme. Pesan belasungkawa dan solidaritas dari Erdogan kepada Putin memperlihatkan hubungan diplomatik yang kuat antara Turki dan Rusia dalam menghadapi tantangan keamanan bersama. (Stg)











