Home / Tak Berkategori

Kamis, 12 September 2024 - 09:24 WIB

Hari Keempat Pencarian Korban Perahu Terhantam Ombak di Pantai Cikolomberan, Tim Gabungan Akhirnya Menemukan Korban Terakhir

Tim gabungan dari Sat Polairud Polres Garut, Basarnas, nelayan setempat, dan relawan berhasil menemukan korban terakhir dari kecelakaan laut yang terjadi di perairan Pantai Cikolomberan, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong

Tim gabungan dari Sat Polairud Polres Garut, Basarnas, nelayan setempat, dan relawan berhasil menemukan korban terakhir dari kecelakaan laut yang terjadi di perairan Pantai Cikolomberan, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong

Korban Ditemukan Meninggal Dunia di Hamparan Karang Pantai Sancang oleh Sat Polairud Polres Garut, Basarnas, dan Relawan Setelah Upaya Pencarian Intensif Selama Empat Hari

Garut, suararepubliknews.com – Rabu, 11 September 2024, Tim gabungan dari Sat Polairud Polres Garut, Basarnas, nelayan setempat, dan relawan berhasil menemukan korban terakhir dari kecelakaan laut yang terjadi di perairan Pantai Cikolomberan, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong. Korban, bernama Mukti (60), ditemukan meninggal dunia pada Rabu sore, sekitar pukul 16.50 WIB, di hamparan karang Pantai Sancang, setelah empat hari upaya pencarian.

Tragedi Laut di Pantai Cikolomberan: Perahu Nelayan ‘Jitu’ Terbalik Dihantam Ombak Besar

Sabtu malam, 7 September 2024, perahu nelayan bernama “Jitu” mengalami kecelakaan setelah dihantam ombak besar di perairan Pantai Cikolomberan. Perahu tersebut mengangkut tiga orang, yakni juru mudi Soni (40), serta dua awak kapal (ABK) Agung (20) dan Mukti (60). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Pameungeuk. Kecelakaan ini terjadi akibat gelombang tinggi yang memaksa perahu terbalik dan membuat ketiga nelayan terjatuh ke laut.

Penemuan Pertama: Soni Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Cilaki

Pada Senin, 9 September 2024, Soni (40), sang juru mudi, ditemukan meninggal dunia di perairan Cilaki, yang merupakan perbatasan antara Garut dan Cianjur. Pencarian hari Selasa, yang dilanjutkan oleh tim gabungan, sayangnya tidak membuahkan hasil. Namun, pada akhirnya, korban terakhir, Mukti (60), berhasil ditemukan di hari keempat pencarian.

Evakuasi dan Identifikasi Korban Terakhir, Mukti (60)

Korban Mukti segera dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan identifikasi. Pihak keluarga korban pun telah mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan adalah Mukti, warga Kampung Mancagahar, RT. 04 RW. 05, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kasat Polairud Polres Garut, AKP Anang Sonjaya, yang mewakili Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., menyatakan bahwa proses pencarian ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan. “Korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Hms/Stg)

Share :

Baca Juga

5 Terbaik Tingkat Nasional, Kabupaten Serang jadi Pilot Project Percepatan Penurunan AKI

Maluku

Kapolda Maluku Tinjau Aksi Sosial Kemanusiaan dan Pagelaran UMKM Bhayangkari di Polres Buru
Polda Maluku Berikan Pembekalan Bagi Bintara dan Tamtama Remaja
Kapolres Karimun Tinjau Vaksinasi Di Rutan Kelas II TBK
Satresnarkoba Polres Nias Amankan Tiga Orang Sindikat Narkoba Di Nias Barat
Dinkominfo Muba Raih Kabupaten Terbaik Tiga Kontribusi Konten Audio Visual
Apel Gabungan Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lebak Periode 2019-2024
Komisi 1 DPRD Kota Tangerang, Musyawarah Bersama Pihak Terkait Sengketa Tanah Kunciran.

Contact Us