Kota Tangerang, Suara republik news. Com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Seniman Peduli Sesama (SPS) berlangsung meriah sekaligus penuh keharuan pada Selasa (19/8/2025). Acara yang digelar di Jalan KH. Hasyim Ashari, Gang Kini Kijan, RT 05/02, Kelurahan Nerotog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini bertepatan dengan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ratusan warga, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah hadir dalam suasana penuh kebersamaan. Selain dihibur oleh penampilan seniman dan artis, perayaan ini juga dimeriahkan dengan pemberian santunan anak yatim yang menjadi puncak haru malam itu, 20/ 8 2025.

Jaini Ubay: SPS Konsisten dengan Seni dan Sosial
Ketua Umum SPS, Jaini Ubay, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi hingga mencapai usia tujuh tahun.
“Alhamdulillah, SPS tetap konsisten mengusung dua hal penting: seni dan kepedulian sosial. Hari ini kita tidak hanya bergembira bersama, tapi juga berbagi dengan anak yatim sebagai bukti nyata kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Abdul Syukur: Seniman Bisa Jadi Inspirasi
Pembina SPS, H. Abdul Syukur, anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Demokrat, turut hadir dan mengapresiasi konsistensi SPS.
“SPS adalah bukti nyata bahwa seniman bisa memberi inspirasi sekaligus manfaat untuk masyarakat. Semoga SPS terus tumbuh, menjaga budaya, dan memperkuat kepedulian sosial,” ungkapnya.
Apresiasi Camat Pinang
Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata, S.Sos., MM., juga menyampaikan dukungan penuh.
“SPS adalah komunitas yang bukan hanya menghibur, tapi juga peduli dan bermanfaat bagi warga. Kegiatan ini selaras dengan semangat gotong royong yang menjadi identitas Kota Tangerang,” ucapnya.
Dukungan Tokoh dan Aparat
Acara ini juga dihadiri Lurah Nerotog, perwakilan Polsek Pinang yang diwakili Kanit Intel, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi positif antara seniman, pemerintah, dan masyarakat.
Santunan Anak Yatim, Puncak Haru HUT Ke-7
Momen paling menyentuh adalah ketika SPS menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Senyum dan tawa mereka menjadi simbol bahwa seni sejati bukan hanya soal hiburan, melainkan juga kepedulian dan kebermanfaatan bagi sesama.
Apresiasi untuk Tim Produksi
Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kesuksesan acara, terutama Mansyur Al-Faridz (Bang Mancung) dari SRG Production dan Sukandi dari SJ Production yang menjadi garda terdepan dalam produksi panggung.
“Bang Mancung dan Bang Sukandi adalah contoh sahabat sejati SPS. Tanpa dukungan mereka, acara ini tidak akan semeriah malam ini,” ungkap perwakilan panitia.
Hiburan Semarakkan Malam
Sejumlah artis dan seniman seperti Aji Irama, Ricky Stardut, Lala Juve, Bella Chintya, Nur Gibran, Nita Caroro, Dian Amoy, Evi Silvia, Iis Faradila, Anna Marisa, Anna Wanda, hingga Melin Amelia turut memeriahkan panggung hiburan. Penampilan mereka memadukan nuansa keceriaan dengan semangat kebangsaan.
Penutup,
HUT ke-7 SPS menjadi momentum kebersamaan, kepedulian, dan seni yang berpadu harmonis. Dari seniman untuk rakyat, dari rakyat untuk sesama, SPS membuktikan bahwa seni sejati adalah seni yang menghibur sekaligus membawa keberkahan.
Rosita/ zek











