Home / Tak Berkategori

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:41 WIB

Italia: Meloni Jadi Kandidat Kuat Setelah Partainya Raih Kemenangan dalam Pemilu

Partai Fratelli d’Italia yang dipimpin oleh Perdana Menteri Giorgia Meloni telah memenangkan pemilihan umum Eropa di Italia dengan perolehan suara sebesar 28%.

Italia, Suararepubliknews.com – Para analis menyatakan Meloni memastikan dirinya sebagai kingmaker di Parlemen Eropa.

Partai sayap kanan Fratelli d’Italia pimpinan Giorgia Meloni, atau Brothers of Italy, mengamankan kemenangan di Italia setelah menerima lebih dari 28% suara, menurut exit poll yang dirilis oleh Lembaga Survei Italia (RAI).

Kemenangan ini akan memberinya dorongan domestik sekaligus memposisikannya sebagai salah satu tokoh paling kuat di Uni Eropa.

Oposisi kiri-tengah PD memperoleh 23% suara, diikuti oleh Gerakan Bintang Lima yang populis, yang menerima 10% dukungan, turun tujuh poin dari pemilu 2019.

Mitra junior Meloni, Forza Italia dan partai Lega yang dipimpin oleh politisi Eurosceptic Matteo Salvini, memiliki hasil yang beragam.

Partai sayap kanan Lega menerima sekitar 8% suara, penurunan tajam dari hasil tahun 2019 ketika mereka memenangkan 34,3% dengan total 29 kursi.

Dukungan yang luar biasa untuk Brothers of Italy dibandingkan dengan Forza Italia dan Lega “menegaskan tren bahwa sayap kanan-tengah Italia sangat sensitif terhadap perubahan kepemimpinan internal dalam koalisi,” Francesco Sismondini, analis survei pemilu, mengatakan kepada media berita Euronews.

Andrea Renda, direktur penelitian di Pusat Studi Kebijakan Eropa, mengatakan kepada Euronews bahwa ada kemungkinan ketegangan dalam koalisi pemerintahan di tengah-tengah perbedaan hasil pemilu. “Partai-partai lain akan menyadari bahwa mereka akan kehilangan konsensus jika mereka tetap berkuasa dengan Fratelli d’Italia,” kata Renda.

Meloni telah dinobatkan sebagai kingmaker dalam pemilihan umum ini karena presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dari Partai Rakyat Eropa yang beraliran tengah-kanan dan Marine Le Pen yang beraliran kanan-jauh mendekatinya untuk mendapatkan dukungan.

Le Pen meminta dukungan Meloni untuk menyatukan partai-partai sayap kanan Uni Eropa. Di Parlemen, saat ini mereka terpecah antara Identitas dan Demokrasi (ID), di mana Rally Nasional Le Pen menjadi bagiannya, dan Konservatif dan Reformis Eropa (ECR) yang dipimpin oleh Meloni.

Von der Leyen membutuhkan dukungan Meloni saat ia berusaha untuk mengamankan masa jabatan keduanya sebagai presiden Komisi Eropa. Selama kampanye, kepala Komisi Eropa menegaskan kembali kepercayaannya kepada Meloni sebagai mitra yang kredibel di Brussels.

Meloni membuktikan sikapnya yang pro-Uni Eropa dan pro-Ukraina, menjauh dari pandangan Eurosceptic pada masa awal jabatannya. (Stg)

Share :

Baca Juga

Debat Pilkada DKI: Pramono Anung Janjikan Sarapan Gratis dan Akses Wisata Bagi Penerima KJP, Usung Program Pro-Rakyat Ala Prabowo

Banten

Aktifitas Tambang Ilegal,Resahkan Warga Mancak,ke Mana APH? tidak tau,Apa Pura Pura Tidak Tau???

TNI/Polri

TNI Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Bela Negara
Tambak Udang di Desa Lubuk Diduga Cemari Laut, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Maluku

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang
Benhur Simarmatam S.pd
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Launching Pengolahan Sampah dengan Terknologi Refuse Derived Fuel (RDF)
Bantuan Peduli Pasca Gempa di Kabupaten Bandung, H. eMTe dan Dadang M Naser Pimpin Aksi Kemanusiaan

Contact Us