Home / Tak Berkategori

Selasa, 14 Maret 2023 - 08:44 WIB

Ketua Umum Yayasan Al-Mu’in Diduga Gelapkan Aset Yayasan Pendidikan Islam Almu’in  15 M Lebih

Penasehat Hukum Santo Nababan, SH  dan pelapor  Drs. Yusuf Hamdani

Tangerang, Suararepubliknews.com – pendiri dan sekaligus sebagai sekretaris umum Yayasan Pendidikan Islam ALMU’IN yang disahkan berdasarkan Akta Notaris Nomor 175 Tertanggal 13 Agustus 1990 di Notaris Nanny Wahjudi.S.H ( Notaris Tangerang ) yaitu Bapak DRS. YUSUF HAMDANI, melaporkan Ketua Umum Yayasan AL-MU’IN berinisial A.M.A yang didirikan berdasarkan Akta Notaris Nomor 23 tertanggal 30 desember 2010 di Notaris ROYANI,S.H ( Notaris Jakarta Barat ) atas dugaan Pengelapan, Pemalsuan dan Penyalahgunaan Harta Benda Wakaf dengan Total Kerugian  Kurang Lebih Rp 15.313.900.000.-  Dihitung Berdasarkan Dokumen Berharga, Surat Berharga Dan Aset-Aset Yang Dimiliki Yayasan Pendidikan Islam ALMU’IN yang beralamat di Jalan K.H Maulana Hasanudin Nomor 94 Batuceper Kota Tangerang Banten, adapun aset-asetnya seperti, tanah kurang lebih 4.000 m2, bangunan 3 lantai , Lembaga pindidikan SDI AL-MUIN ( Oleh Terlapor SDI AL MUIN Berganti Nama Menjadi SDI ALEXANDRIA ), MTS AL-MUIN dan SMKS AL-MUIN.

Dan laporan tersebut tercatat dengan laporan polisi nomor : LP/B/980/VI/2022/PMJ/Restro Tangerang Kota tertanggal 28 juni 2022, melalui team kuasa hukum DRS. YUSUF HAMDANI yaitu bapak Santo Nababan.SH, Antony Silaban.SH dan Felix Mahulae.SE.SH dari Law Office Santo Nababan.SH & Partners yang berkantor di legok tangerang, lebih khusus bapak SANTO NABABAN.SH membenarkan hal tersebut, menurut keterangan beliau bahwa benar klien kami DRS.YUSUF HAMDANI melaporkan saudara A.M.A selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan AL-MU’IN atas tuduhan dugaan Pemalsuan Dan Pengelapan dan Penyalahgunaan Harta Benda Wakaf dan proses penanganannya pun sedang berjalan, cuman sampai saat ini belum juga ditetapkan tersangkanya oleh pihak kepolisian resort Tangerang kota ucap beliau.

Adapun motif dari terlapor menurut beliau adalah untuk menguasai dan mengambil alih aset-aset milik Yayasan Pendidikan Islam ALMU’IN, yang totalnya mencapai kurang lebih 15 millyard, tanpa melalui proses yang benar atau secara melawan hukum.

Intinya bahwa Yayasan Pendidikan Islam ALMU’IN dengan Yayasan AL-MU’IN adalah yayasan yang berbeda, lebih sederhananya bahwa Yayasan AL-MU”IN berdiri didalam Yayasan Pendidikan Islam ALMU”IN ( nama yang sangat mirip tapi sama sama akta pendirian yayasan )., Untuk itu secara terbuka beliau meminta kepada seluruh rekan rekan media untuk sama sama mengawal proses hukum yang sedang berjalan. ( Red )

Share :

Baca Juga

Maluku

Polda Maluku Gelar Latihan Pra-KRYD 2026, Perkuat Kesiapan Personel Jelang Operasi Pekat dan Ketupat

Tapanuli Raya

BUPATI MENINJAU LANGSUNG PENYALURAN BANTUAN DARI KEMENSOS MELALUI PT. POS INDONESIA
Bawa Sajam Hendak Tawuran di Cipondoh, 4 Remaja Ditangkap dan Dihakimi Warga

Daerah

Respon Cepat Satgas Ops Damai Cartenz Tangani Kasus Pembunuhan di Yahukimo
Masuk Masa Tenang Pilkada 2024, Kapolda Maluku Ajak Sambut dengan Semangat Persaudaraan
Buya Syekh Ali Akbar Marbun Ajak Pomparan Toga Marbun Dukung Oloan-Rebeka
Dukung Program Mudik Seru Bareng NU, Kakorlantas Doakan Pemudik Selamat Sampai Tujuan

Maluku

Tiga Remaja Kudamati Jadi Tersangka Pengeroyokan — Satreskrim Polresta Ambon: Satu Ditahan, Dua Dalam Proses Diversi

Contact Us