Suararepubliknews.com,Tulungagung – Masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi saat ini adalah makin meningkatnya kasus PTM.Program Posbindu sebagai salah satu strategi dari Kemenkes sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat yang sekaligus upaya Promotif dan Kuratif, dalam menanggulangi penyakit tidak Menular (PTM) terus dilakukan sampai tingkat pemerintah desa, Tulungagung 10/12/2025,
Untuk menanggulangi hal tersebut pemerintah Desa Pojok kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung laksanakan kegiatan Posbindu PTM sebagai upaya untuk menanggulangi sekaligus monitoring dan deteksi dini terkait penyakit tidak menular ( PTM ).

Kegiatan yang dilakukan di balai desa pojok tersebut diikuti sebanyak 50 warga desa yang berusia diatas 15tahun dengan didampingi tenaga kesehatan dari puskesmas setempat serta kader posyandu.
Para peserta yang mengikuti mendapatkan cek kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut. Asam urat, gula darah, tensi, kolesterol.
Menurut Ismiati selaku kepala desa Pojok kegiatan posbindu ptm merupakan agenda rutin tiap tahun sebagai bentuk pencegahan sekaligus bisa menjadi rujukan secara klinis yang akan diberikan para tenaga kesehatan bagi para penderita yang sudah terjangkit.
‘Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta bisa lebih memperhatikan kesehatannya sendiri dan keluarga. Mampu lebih menjaga pola hidup dan pola makannya menjadi lebih sehat. Bagi yang memiliki riwayat PTM lebih bisa terkontrol atau tidak masuk dalam kategori buruk dan bagi yang sehat bisa dapat dicegah dan dikendalikan lebih dini. Namun jika sudah berada dalam kondisi buruk, faktor risiko tersebut harus dikembalikan pada kondisi normal dengan cara diet yang sehat, aktifitas fisik yang cukup dan
gaya hidup yang sehat seperti berhenti merokok, pengelolaan stres dan lain-lain.’jelas ismiati. . . Yl/Kbt










