Mengupayakan Perencanaan Komprehensif Wisata Pinggiran Danau Toba di Baktiraja dengan Dukungan Stakeholder dan Akademisi
Doloksanggul, suararepubliknews.com – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Masterplan dan Siteplan Destinasi Wisata Kawasan Pinggiran Danau Toba, bertempat di Ruang Rapat Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul, pada Rabu, 30 Oktober 2024. Diskusi ini diadakan untuk mengkaji strategi optimalisasi wisata yang terencana dan komprehensif guna mengembangkan kawasan pinggiran Danau Toba, Kecamatan Baktiraja.
FGD ini dihadiri oleh pimpinan OPD, tokoh masyarakat, Camat Baktiraja, dan sejumlah kepala desa, termasuk perwakilan akademisi dan ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU), yaitu Prof. Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D., IPM, serta Dr. Ar. Achmad Delianur Nasution, ST, MT, IAI, AA, yang bertindak sebagai narasumber utama dalam menyusun kerangka perencanaan wisata yang sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Mengacu pada RIPDN dan Perpres No. 89 Tahun 2024: Arah Kebijakan Nasional untuk Wisata Danau Toba
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Tua Marsatti Marbun menyampaikan bahwa penyusunan masterplan ini mengacu pada Peraturan Presiden No. 89 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIPDN) Danau Toba 2024–2044 serta Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2019.
“Proyek ini mendukung kebijakan Presiden Prabowo, termasuk dalam aspek pemberantasan kemiskinan, pelestarian lingkungan, pemerataan ekonomi, penguatan UMKM, dan peningkatan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Melalui rencana ini, diharapkan Baktiraja, yang berpotensi besar dalam daya tarik wisata, dapat lebih berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi lokal, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berbasis pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekonomi.
Partisipasi Stakeholder dan Proaktif dalam Penyusunan Dokumen Masterplan
Kadis Disparpora, Jakkon Marbun, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan menghasilkan dokumen perencanaan wisata berupa masterplan kawasan wisata dan siteplan prioritas. Tujuannya adalah untuk memastikan potensi wisata di Baktiraja dapat dikembangkan secara maksimal dan berkelanjutan.
“Dengan adanya dokumen ini, kami berharap rencana ini akan didukung oleh semua pemangku kepentingan, sehingga menjadi acuan dalam pengembangan wisata yang konkret dan menguntungkan masyarakat,” kata Jakkon Marbun.
Marbun juga menekankan pentingnya masukan dari seluruh stakeholder dalam FGD ini agar dokumen perencanaan dapat mencakup semua aspek penting dalam pengembangan wisata yang mampu memikat wisatawan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Dengan tersusunnya Masterplan dan Siteplan ini, diharapkan kawasan wisata di pinggiran Danau Toba, khususnya Kecamatan Baktiraja, akan berkembang menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menjadikan Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Sumatera Utara.
Pewarta: Demak Siburian
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024









