Home / Tak Berkategori

Senin, 2 Desember 2024 - 16:35 WIB

Pemkab Serang Dorong Desa Tingkatkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong peningkatan tata kelola keuangan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong peningkatan tata kelola keuangan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Pemdes Harus Transparan dan Akuntabel: Strategi Baru Tingkatkan Perekonomian Desa

Kabupaten Serang, suararepubliknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong peningkatan tata kelola keuangan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Pj Sekda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang digelar di Aston Hotel Serang, Senin (2/12/2024).

Transparansi Keuangan Jadi Prioritas

Dalam sambutannya, Rudy menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Keuangan desa harus transparan, terbuka, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tata kelola yang baik adalah kunci utama meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa,” ujarnya.

Rudy juga menyoroti perlunya desa memprioritaskan penggunaan dana desa untuk program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses ekonomi dan kualitas hidup warga desa.

Digitalisasi Keuangan di Tingkat Desa

Salah satu strategi yang diusulkan adalah mendorong desa untuk memanfaatkan teknologi keuangan digital. Dengan inklusi keuangan berbasis digital, seperti penggunaan QRIS atau uang elektronik, transaksi keuangan di desa diharapkan lebih efisien dan modern.

“Kami mendorong pemerintah desa untuk mulai menggunakan transaksi digital. Dengan inklusi keuangan, desa tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengikuti perkembangan zaman,” jelas Rudy.

Fokus pada Kemiskinan Ekstrem

Dalam workshop ini, isu kemiskinan ekstrem juga menjadi perhatian utama. Rudy menyebutkan, Kabupaten Serang masih memiliki data masyarakat yang berada di kategori miskin ekstrem. Pemkab berencana meluncurkan program pemberdayaan masyarakat desa pada tahun 2025 untuk membantu mengentaskan kemiskinan.

 

“Kita harus mendata dan menginventarisasi siapa saja masyarakat yang perlu bantuan. Program ini akan fokus pada peningkatan ekonomi masyarakat desa agar mereka tidak lagi berada dalam kemiskinan ekstrem,” tambahnya.

Workshop dihadiri Para Pemangku Kepentingan

Acara workshop ini dihadiri oleh Kepala BPKP Provinsi Banten, Rusdy Sofyan, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Serang, Yani Setyamaulida, serta perwakilan dari DPMD Kabupaten Serang, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Serang.

Workshop ini merupakan bagian dari roadshow evaluasi pengelolaan keuangan desa oleh BPKP Provinsi Banten. Setelah Kabupaten Serang, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kabupaten Tangerang dan Pandeglang.

Program ini diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi, modern dalam pengelolaan keuangan, serta proaktif dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.

Pewarta: Holid
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Daerah

Barcode Kadaluarsa, Penyaluran BLT Kesra di Bantarjaya Bekasi Ricuh
Mempererat Silaturahmi, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Melakukan Kegiatan Anjangsana di Desa Jumaneri

Tangerang Raya

Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Sarana Produksi Pertanian di Tanjung Anom
Surya Paloh Sindir Petualang Politik Setelah Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum NasDem: “NasDem Bukan Tempat untuk Berpetualang”
Prediksi Laga Euro 2024: Portugal vs Slovenia
Respons Cepat Tim Patoroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Gagalkan Tawuran di Jamblang dan Talun
Korem 071/Wijayakusuma Gelar Upacara 17 an Mei 2022
Pemkab Muba Tandatangan MoU dengan Universitas Telkom, Kuliah Gratis untuk Anak Daerah

Contact Us