Home / Tak Berkategori

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:56 WIB

Ratusan Warga Tangerang Gruduk KPK dan Kejagung, Desak Penyelesaian Kasus Korupsi RSUD Tigaraksa

Foto - Ratusan warga Kabupaten Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) R

Foto - Ratusan warga Kabupaten Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) R

Jakarta, suararepubliknews.com Ratusan warga Kabupaten Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Mereka menuntut penyelesaian kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa yang dianggap terlalu berlarut-larut dan tidak ada kepastian hukum hingga saat ini, meskipun prosesnya sudah berjalan lebih dari satu tahun.

Desakan untuk KPK dan Kejagung

Aksi unjuk rasa tersebut dipimpin oleh Asmudyanto, koordinator lapangan, yang dalam orasinya mendesak KPK dan Kejagung untuk segera berkoordinasi dan melakukan supervisi atas penanganan kasus tersebut. “Penanganan kasus ini terkesan lamban dan kami khawatir ada upaya menghilangkan barang bukti dan melarikan diri oleh terduga pelaku, sehingga membuat penyidik sulit mengungkap kasus ini dengan terang benderang,” kata Asmudyanto.

Kekhawatiran Warga

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Menurut informasi yang beredar, telah terjadi pengembalian uang sebesar Rp. 32 Miliar terkait kerugian negara dalam kasus ini. Namun, massa aksi meyakini bahwa pengembalian uang tersebut bukan untuk menghapuskan unsur pidana, melainkan memperkuat bukti dan meyakinkan penyidik untuk segera menangkap para pelaku korupsi.

Respon Kekecewaan Masyarakat

Aksi massa ini merupakan respon kekecewaan masyarakat Kabupaten Tangerang atas tidak adanya kepastian hukum dalam penanganan kasus dugaan korupsi lahan RSUD Tigaraksa. Mereka berharap agar KPK dan Kejagung segera berkoordinasi dan bekerja secara profesional serta transparan dalam menangani kasus ini. “Kami ingin melihat para pelaku korupsi diadili dan dihukum sesuai dengan perbuatannya,” tegas Asmudyanto.

Tuntutan Keadilan

Masyarakat Kabupaten Tangerang ingin mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum agar lebih serius dalam memberantas korupsi. Aksi unjuk rasa ini juga menjadi simbol tuntutan keadilan atas tindakan korupsi yang telah merugikan negara dan masyarakat. Dengan tegas, mereka menuntut agar hukum ditegakkan seadil-adilnya tanpa pandang bulu.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Harapan warga sederhana: agar kasus ini segera diselesaikan dengan menetapkan tersangka dan membawa mereka ke pengadilan. Masyarakat Kabupaten Tangerang tidak ingin kasus ini menguap begitu saja dan berharap agar pemerintah dan penegak hukum dapat bekerja lebih keras untuk memberantas korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. Aksi ini menjadi peringatan bahwa masyarakat tidak akan diam menghadapi ketidakadilan dan akan terus berjuang demi tegaknya hukum dan keadilan di negeri ini.  (*Red)

Share :

Baca Juga

DPD Jaringan Militan Ganjar Terus Lakukan Konsolidasi Pembentukan Kepengurusan DPC Jaritangan Kabupaten Pandeglang.
Bupati Humbahas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2023

Maluku

Kapolda Maluku Perkuat Kemitraan Strategis dengan Media: Tekankan Peran Pemberitaan  “Harus Sejuk, Jangan Biarkan Hoaks Kuasai Ruang Publik”
Salma Komikus Lulusan UNS Ikut Seleksi SIPSS Polri, Jago Bahasa Jepang
PJ Walikota Cimahi Dicky Pastikan Makanan di Pasar Awi Campernik Cimahi Bebas Pengawet
Kapolresta Bandung Launching Kampung Bebas Narkoba di Kampung Cipeer, Desa Cingcin
Jum’at Curhat Bersama Pengurus Bhayangkari, Kapolresta Cirebon Berikan Pesan Ini

Jawa Barat

Sambut Ramadhan 1447 H, Polresta Cirebon Gelar BINROHTAL Perkuat Mental dan Spiritualitas Personel

Contact Us