Home / Tak Berkategori

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:26 WIB

Sebanyak 210 Personel Bintara dan Tamtama Remaja Polda Maluku Ikut Sosialisasi Penanggulangan Bahaya Radikalisme

 

Sebanyak 210 orang personel Bintara dan Tamtama Polda Maluku gelombang kedua tahun 2023

AMBON.SuaraRepublikNews.com.-POLDAMALUKU- Sebanyak 210 orang personel Bintara dan Tamtama Polda Maluku gelombang kedua tahun 2023, mengikuti sosialisasi tentang penanggulangan bahaya radikalisme dan intoleransi.

Kegiatan yang dilaksanakan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku ini berlangsung di gedung sport center, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (25/1/2024).

Sosialisasi tentang bahaya paham tersebut dibuka oleh Kepala Biro SDM Polda Maluku Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang. Ia didampingi Kasatgas Densus 88 Anti Teror Wilayah Maluku Kombes Pol I Wayan Sukarena, dan Kabag Watpres Biro SDM Polda Maluku AKBP Akhmad Qadar Ginting. Turut hadir sejumlah tokoh agama yang bertindak sebagai pemateri.

“Saya minta para Bintara dan Tamtama semua dapat mengikuti semua rangkaian materi yang diberikan agar kedepannya saat melaksanakan tugas di lapangan kalian sudah punya bekal dan dasar yang baik,” pinta Karo SDM dalam sambutannya.

Sosialisasi tentang bahaya radikalisme dan intoleran yang dilaksanakan ini sangat penting dilakukan. Pemahaman ini diberikan untuk menunjang tugas anggota Polri dalam melayani masyarakat dengan baik ke depan.

“Sehingga kehidupan dan pelaksanaan tugas kalian sebagai anggota berjalan baik dan lurus dan juga jauh dari pada pelanggaran dan masalah,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kasatgas Densus 88 AT wilayah Maluku Kombes Pol I Wayan Sukarena saat memberikan materi terkait paham radikalisme meminta para peserta agar dapat memperkuat diri dan tidak mudah terpengaruh terhadap ajakan melakukan hal-hal yang dapat menjerumuskan diri sendiri ke dalam kesalahan yang fatal.

“Polisi ini harus punya ketahanan diri yang kuat agar tidak mudah terpengaruh pada ajakan kepada sesuatu yang adik-adik belum tentu paham atau tau tentang hal tersebut. Kalian harus jeli dan cerdas dalam melihat situasi dan kondisi saat ini,” pintanya.

Sebagai anggota Polisi, Kombes Sukarena mengaku tidak menjamin dapat terbebas dari paparan paham radikalisme. Olehnya itu, para Bintara dan Tamtama Remaja Polda Maluku harus memperkuat diri agar tidak mudah terpengaruh atau terpapar dengan paham berbahaya tersebut.

“Paham radikalisme dan intoleransi itu seperti virus yang kapan saja bisa menyebar dan siapa saja bisa terpapar. Maka saya minta adik-adik semua harus punya ketahanan diri yang kuat, sebab kita ini adalah pelindung pengayom dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

(DW)

 

Editor:Enjelina

Share :

Baca Juga

Pj Bupati Apriyadi Serukan Bekerja dengan Hati, Beri Tali Asih
Paslon Bobby Nasution-Surya unggul sementara dengan 63,01% suara berdasarkan quick count Indikator Politik Indonesia
IMI Awards, Pj Bupati Apriyadi Dinobatkan Jadi Tokoh Otomotif Sumsel
Petani Food Estate Panen Kentang, Hasilkan 18 Ton Per Hektar, Penghasilan Petani Meningkat Pesat
Pilkada Jabar 2024: KPU dan Bawaslu Siapkan Pengamanan Maksimal dengan Dukungan Sat Brimob Polda Jabar
Mahasiswa PGRI Palembang Bakal KKN di Muba
Pembinaan Kemandirian Membawakan Hasil di Bidang Pertanian Milik Lapas Kabupaten Buru.
Dosmar Banjarnahor, Hadiri Wisuda Angkatan ke-9 dan Pengukuhan Angkatan ke-12 SMA Unggul  DEL

Contact Us