Home / Tak Berkategori

Senin, 16 September 2024 - 12:33 WIB

Kekecewaan Mencuat, Internal Partai Golkar Kota Tangerang Memanas Akibat Janji Politik Tak Kunjung Terealisasi

Para kader Golkar lainnya yang tergabung dalam BPHK, yang juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap arah kebijakan DPD Golkar Kota Tangerang di bawah kepemimpinan H. Sachrudin

Para kader Golkar lainnya yang tergabung dalam BPHK, yang juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap arah kebijakan DPD Golkar Kota Tangerang di bawah kepemimpinan H. Sachrudin

Barisan Pendukung Haji Kosasih (BPHK) di Kecamatan Cipondoh dan Pinang Tuntut Kepastian Janji Posisi Ketua DPRD Kota Tangerang 2024-2029

Tangerang, suararepubliknews.com – Ketua Barisan Pendukung Haji Kosasih (BPHK) di Kecamatan Cipondoh, Abdul Rosid, mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka. Menurutnya, H. Sachrudin sebelumnya berjanji bahwa H. Kosasih akan menduduki posisi Ketua DPRD Kota Tangerang untuk periode 2024-2029. Namun, hingga saat ini, janji tersebut belum terlaksana, menyebabkan rasa frustrasi yang mendalam di kalangan pendukung. Rosid menegaskan bahwa BPHK Cipondoh dan Pinang telah memberikan dukungan penuh kepada H. Kosasih selama proses politik berlangsung, dan janji ini menjadi salah satu faktor penting dalam kesetiaan mereka kepada partai.

“Kami merasa bahwa dukungan kami selama ini seakan diabaikan. Kami hanya menginginkan ketegasan dan komitmen dari H. Sachrudin untuk menepati janji yang telah diucapkannya. Jika tidak, kami akan mempertimbangkan kembali dukungan kami terhadap beliau yang mencalonkan diri sebagai Walikota Tangerang,” kata Rosid pada Jumat, 15 September 2024.

Dukungan Mulai Retak, BPHK Tarik Dukungan dari Sachrudin

Rosid juga menambahkan bahwa kekecewaan tersebut memaksa Barisan Pendukung Haji Kosasih di wilayah Pinang dan Cipondoh untuk mulai menarik dukungan mereka terhadap pencalonan H. Sachrudin sebagai Walikota Tangerang dalam pemilu mendatang. “Kami tidak bisa terus mendukung seseorang yang tidak menepati janji. Solidaritas kami tetap untuk H. Kosasih, dan kami akan terus berjuang demi kepentingan masyarakat Cipondoh dan Pinang,” tegasnya.

Pernyataan ini mendapat dukungan penuh dari para kader Golkar lainnya yang tergabung dalam BPHK, yang juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap arah kebijakan DPD Golkar Kota Tangerang di bawah kepemimpinan H. Sachrudin. Mereka menilai bahwa ada ketidakjelasan dalam proses politik yang berlangsung, terutama terkait dengan penunjukan posisi Ketua DPRD, yang menjadi isu utama dalam konflik internal ini.

Desakan Agar Surat Keputusan (SK) Segera Diterbitkan

Salah satu pendukung setia H. Kosasih yang dikenal dengan sebutan Bang Zeck juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendesak DPD Golkar Kota Tangerang segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait penunjukan H. Kosasih sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang. Menurut Bang Zeck, tanpa adanya keputusan yang jelas, ketegangan internal ini akan terus meningkat dan bisa memengaruhi stabilitas politik Golkar di Kota Tangerang.

“Kami hanya ingin transparansi dan langkah nyata dari H. Sachrudin sebagai Ketua DPD Golkar Kota Tangerang. Jika tidak segera ada keputusan, ini akan menjadi masalah besar bagi partai, khususnya di wilayah Cipondoh dan Pinang yang selama ini menjadi basis pendukung H. Kosasih,” kata Bang Zeck.

BPHK Siap Ambil Sikap Tegas Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

Selain itu, Zakaria, salah satu tokoh senior di BPHK, juga menegaskan bahwa mereka siap mengambil sikap tegas jika tuntutan ini tidak segera dipenuhi. Menurutnya, para pendukung H. Kosasih memiliki basis massa yang signifikan di Kota Tangerang, dan ketidakpuasan ini bisa berdampak besar terhadap perolehan suara Golkar dalam pemilihan mendatang.

“Kami berharap H. Sachrudin mendengarkan aspirasi kami dengan baik. Jika tidak, kami akan mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk menarik dukungan penuh dari seluruh kegiatan politik Golkar di tingkat kota. Kami tetap solid dengan H. Kosasih dan akan memperjuangkan apa yang menjadi haknya,” tegas Zakaria.

Masa Depan Kepemimpinan Golkar Kota Tangerang di Ujung Tanduk

Dengan semakin memanasnya ketegangan ini, masa depan kepemimpinan Partai Golkar Kota Tangerang berada di ujung tanduk. Ketidakpuasan yang muncul dari Barisan Pendukung Haji Kosasih (BPHK) terhadap H. Sachrudin, terutama terkait posisi Ketua DPRD, bisa memecah soliditas internal partai. Jika situasi ini tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin konflik internal ini akan berdampak luas pada hasil pemilu 2024 di Kota Tangerang, di mana Golkar selama ini memiliki pengaruh signifikan. (Rosita)

Share :

Baca Juga

Perayaan HUT Bhayangkara ke-78 Polres Seram Bagian Barat: Merangkul Potensi Lokal
Dinas Koperasi dan UKM Gelar Sosialisasi Kemudahan Perizinan Usaha Mikro
Irkoopsud II Hadiri Serah Terima Jabatan Gubernur Sulsel
Bingkisan HUT ke 76 TNI AU dari Danlanud Sam Ratulangi teruntuk Sesepuh Pendahulu Angkatan Udara
Guru Memang Bukan Orang Hebat, Tetapi Semua Orang Hebat Adalah Berkat Jasa Guru

Banten

Antispasi Kemacetan di Pasar Jelang Puasa Ramadhan, Personil Polsek Malingping Polres Lebak Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas
Dibuka Pj Sekda, Musrenbang RKPD Kabupaten Serang 2026 Bangun Sinergita.
Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi Tutup Kampanye dengan Istigasah, Janji Prioritaskan Infrastruktur

Contact Us