Ini menandakan bahwa masyarakat Minoa mampu merencanakan dan melaksanakan proyek-proyek besar, menyaingi istana-istana terkenal yang kita asosiasikan dengan peradaban mereka.
Athena, suararepubliknews.com – Sebuah penemuan arkeologi yang menakjubkan terjadi di Kreta, yaitu pulau terbesar di Yunani dan merupakan salah satu pulau terbesar di Laut Mediterania. Terletak di bagian selatan Laut Aegea, Kreta memiliki sejarah yang kaya dan penting, terutama sebagai pusat peradaban Minoa, yang merupakan salah satu peradaban tertua di Eropa. Para ahli menemukan sebuah struktur melingkar besar di lokasi bandara baru yang sedang dibangun. Penemuan ini bisa mengubah pemahaman kita tentang arsitektur dan masyarakat Minoa.
Lokasi dan Ukuran
Struktur ini ditemukan di bukit Papoura, dekat kota Kastelli, Kreta. Bangunan tersebut memiliki diameter 48 meter, setara dengan ukuran gelanggang hoki es profesional, dengan luas total sekitar 1.800 meter persegi. Penemuan ini menjadi bukti prestasi arsitektur yang signifikan pada masa itu.
Desain Unik
Bangunan ini terdiri dari delapan cincin batu konsentris dengan ketebalan rata-rata 1,4 meter. Cincin-cincin ini menciptakan serangkaian zona melingkar dengan area pusat berdiameter 15 meter. Tata letak interiornya rumit, hampir seperti labirin, yang semakin menambah keunikan struktur ini.
Tujuan Penggunaan Bangunan
Bukti awal menunjukkan bahwa bangunan ini bukanlah tempat tinggal biasa. Ditemukan banyak tulang binatang dan artefak lain yang menunjukkan adanya ritual, mungkin melibatkan pesta dan persembahan. Bangunan ini mungkin digunakan untuk kegiatan keagamaan atau komunal oleh orang Minoa kuno.

Karya arsitektur monumental yang terungkap di Kastelli
Pentingnya Penemuan
Dikutip dari media Studyfinds, penemuan struktur melingkar ini sangat penting bagi arkeologi Minoa. Bangunan ini adalah yang pertama dari jenisnya yang ditemukan di Kreta, menunjukkan bahwa bangsa Minoa memiliki kemampuan arsitektur yang lebih maju daripada yang diperkirakan sebelumnya. Besarnya ukuran dan kompleksitas struktur menunjukkan bahwa pembangunannya membutuhkan sumber daya yang signifikan, keahlian khusus, dan manajemen pusat yang kuat.
Hubungan dengan Struktur Lain
Meski unik di Kreta, desain bangunan melingkar ini tidak sepenuhnya tanpa preseden di dunia kuno. Ada kemiripan dengan struktur Zaman Perunggu awal di Timur Dekat dan beberapa bangunan di daratan Yunani. Ini mengisyaratkan adanya pertukaran budaya atau tradisi arsitektur yang sama di wilayah Mediterania. Para ahli percaya bahwa atap bangunan ini mungkin berbentuk kubah atau kerucut, membuatnya menjadi pemandangan mengesankan yang dapat dilihat dari kejauhan di lanskap Kreta.
Tantangan Pembangunan Bandara
Penemuan ini juga menjadi tantangan bagi proyek pembangunan bandara yang sedang berlangsung. Struktur melingkar ditemukan di area yang awalnya diperuntukkan bagi peralatan radar (yang digunakan untuk mendeteksi dan melacak objek dengan memancarkan gelombang radio dan menganalisis pantulan gelombang tersebut dari objek tersebut). Namun, Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Infrastruktur dan Transportasi berkomitmen untuk menemukan solusi yang dapat melestarikan bagian penting dari sejarah ini sekaligus memungkinkan proyek bandara untuk terus berlanjut.
“Kita semua memahami pentingnya dan nilai warisan budaya. Proyek bandara baru dapat terus berjalan dan benda-benda purbakala dapat dilindungi, sebagaimana mestinya,” kata Menteri Kebudayaan, Dr. Lina Mendoni.
Seiring penggalian terus berlanjut, para arkeolog berharap dapat menemukan lebih banyak petunjuk tentang tujuan struktur dan hubungannya dengan situs-situs Minoa lainnya di wilayah tersebut. (Stg)










