Home / Tak Berkategori

Kamis, 19 September 2024 - 11:57 WIB

Tragedi di Lebak: Jenazah Bocah Perempuan Ditemukan dengan Kepala Dilakban, Menghebohkan Warga Cihara

Bocah malang tersebut diperkirakan berusia antara 8 hingga 10 tahun, ditemukan dalam keadaan terlentang dengan bagian kepalanya dilakban hitam

Bocah malang tersebut diperkirakan berusia antara 8 hingga 10 tahun, ditemukan dalam keadaan terlentang dengan bagian kepalanya dilakban hitam

Penemuan Menggemparkan di Muara Sungai Cihara: Diduga Bocah Dibuang dari Atas Jembatan, Identitas Masih Misterius

Lebak, suararepubliknews.com – Pada Kamis pagi, 19 September 2024, warga Desa Cihara, Lebak, Banten digemparkan oleh penemuan jenazah seorang bocah perempuan di muara Sungai Cihara. Bocah malang tersebut diperkirakan berusia antara 8 hingga 10 tahun, ditemukan dalam keadaan terlentang dengan bagian kepalanya dilakban hitam. Meski tubuhnya masih utuh, penemuan ini menyisakan misteri yang mendalam.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja tambang pasir bernama Adul. Saat hendak memulai aktivitasnya di pagi hari, Adul dikejutkan dengan penemuan jasad bocah perempuan yang mengenakan pakaian tidur berwarna biru muda bergambar kartun ‘little point’. Kejadian ini langsung membuat heboh warga sekitar, dengan spekulasi bahwa bocah tersebut dibuang dari atas jembatan oleh pelaku yang mungkin mengira arus sungai akan membawa tubuhnya lebih jauh.

Keterangan Saksi dan Reaksi Warga

Cecep, pemilik tambang pasir di sekitar lokasi kejadian, menguatkan dugaan tersebut. “Sepertinya dibuang dari atas jembatan. Mungkin dikiranya arus sungai deras,” ungkap Cecep kepada para wartawan yang datang meliput. Ia menjelaskan bahwa area tersebut sering kali sepi, sehingga pelaku mungkin menganggap tindakannya tidak akan terlihat oleh siapa pun.

Langkah Cepat Kepolisian: Investigasi dan Autopsi

Pihak Kepolisian Sektor Panggarangan bergerak cepat setelah mendapat laporan penemuan tersebut.

Aipda Dimas, Kanit Reskrim Polsek Panggarangan, membenarkan bahwa jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. “Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi,” terang Dimas. Meski demikian, hingga saat ini, identitas bocah perempuan tersebut masih belum dapat dipastikan, dan pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

Kejadian tragis ini menambah deretan kasus kekerasan terhadap anak yang menuntut perhatian lebih serius dari pihak berwenang. Warga Desa Cihara berharap polisi dapat segera menemukan pelaku dan mengungkap motif di balik tragedi memilukan ini. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

DPD Partai Gelora Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke KPU
Sinergitas Antara Kejaksaan dan Kepolisian di Kabupaten Buru: Kajari Adrianus Notanubun dan Kapolres Sulastri Sukidjang Jalin Kerjasama Strategis
Bantuan Terdampak Tanah Gerak Terus Mengalir, ALL Komunitas Tulungagung
Kepolisian Amankan Tiga Pelaku Pencurian Baterai Lithium Telkom di Pangandaran Setelah Pengejaran Dramatis
Setetes Darah Untuk Kemanusiaan, Wijayakusuma Peduli Kesehatan Masyarakat
Ketua DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia ( HIMNI ), Apresiasikan Berdirinya Rumah Singgah dan adanya Unit Ambulance

Tangerang Raya

Gerakan Indonesia Asri, Bupati Serang Ratu Zakiyah Perkuat Budaya Peduli Lingkungan
Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta

Contact Us