Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Senin (27/05) menerima janji tambahan rudal pertahanan udara dari Spanyol guna membantu menangkal sekitar 3.000 bom yang diluncurkan Rusia setiap bulannya ke Ukraina pada tahun ketiga berlangsungnya perang.
Madrid, SuaraRepublikNews.com, – Ukraina masih sangat membutuhkan tujuh sistem pertahanan udara Patriot buatan AS lainnya untuk menghentikan upaya Rusia menghantam jaringan listrik dan daerah sipil, serta menargetkan militer, dengan bom luncur yang dahsyat dan menimbulkan kehancuran yang sangat besar, kata Zelenskyy.
“Jika kami memiliki sistem Patriot modern ini, pesawat-pesawat tempur Rusia tidak akan bisa terbang dalam jarak yang cukup dekat untuk menjatuhkan bom luncur ke arah populasi sipil dan militer,” kata Zelenskyy dalam sebuah konferensi pers di ibu kota Spanyol.
Dilansir dari Apnews, bom luncur dari Rusia adalah bom berat era Soviet yang dilengkapi dengan sistem pemandu presisi dan diluncurkan dari pesawat yang terbang di luar jangkauan pertahanan udara. Bom ini memiliki berat lebih dari satu ton dan dapat menghancurkan target serangan hingga berkeping-keping, dan setelahnya akan meninggalkan kawah yang sangat besar.
Dua sistem rudal Patriot diperlukan untuk melindungi wilayah Kharkiv timur laut, tempat pasukan Rusia dalam melancarkan serangan lintas batas pada tanggal 10 Mei lalu, yang mengakibatkan pasukan Ukraina kewalahan dalam pertahanan, kata Zelenskyy. Jumlah korban tewas akibat serangan bom luncur di sebuah pusat perbelanjaan Kharkiv pada hari Sabtu (25/05) telah bertambah menjadi 18 orang, kata Syniehubov selaku Gubernur Provinsi pada hari Senin, dengan lima orang masih dinyatakan hilang. (Stg)










