Home / Internasional

Jumat, 25 Februari 2022 - 21:14 WIB

Ukraina Ledakkan Jembatan demi Cegah Pasukan Rusia Masuk Ibu Kota

Kiev – Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pihaknya telah meledakkan sebuah jembatan untuk menghalangi pasukan Rusia menuju Kiev, ibu kota Ukraina. Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pasukan serangan udara telah meledakkan jembatan di atas Sungai Teteriv di Ivankiv.

Dilansir dari CNN, Jumat (25/2/2022), jembatan itu terletak sekitar 50 Km utara Kiev. Langkah itu dilakukan untuk mencegah barisan pasukan Rusia maju menuju ibu kota.

Kemhan Ukraina mengklaim langkah itu berhasil menghentikan kemajuan Rusia. Para pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) memperkirakan pasukan Rusia memasuki Ukraina melalui perbatasan Belarusia yang berjarak sekitar 32 Km dari Kiev.

Sebelumnya, Rusia telah melakukan operasi militer mulai Kamis (24/2). Rentetan ledakan pun terdengar di berbagai kota di Ukraina.

Warga sipil diminta tetap di rumah dan sebagai berlindung di stasiun kereta bawah tanah. Rusia mengklaim invasi ini dipicu Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang tidak menjamin bahwa Ukraina tak akan bergabung dengan NATO.

Serangan Rusia terus berlanjut. Ledakan kembali terdengar di Kiev yang diduga berasal dari rudal balistik Rusia.

Pihak Ukraina menyatakan ada 137 orang yang tewas. Sementara itu, Rusia mengklaim telah menghancurkan setidaknya 74 target militer di Ukraina.( SRN )

Tag: Ukraina, Nato, Rusia,

Share :

Baca Juga

Internasional

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Lokasi KTT ASEAN 2023

Internasional

Sukseskan KTT G20 dan Tolak Aksi Masa Reuni 411″| AgamaCinta Edisi_81″

Internasional

Jokowi Bahas Iklim hingga Situasi Gaza dengan Sekjen PBB di Dubai

Internasional

Maroko Siap Implementasikan Program Energi Hijau dan Ekonomi Rendah Karbon

Internasional

Kepala Bakamla RI Hadiri IMDEX Asia 2023 di Singapura

Internasional

Syaykh Alzaytun Menghimbau  Negara Anggota OKI Untuk Mengakui Kedaulatan Siprus Utara

Internasional

Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara Special Seasion di IMSC 2023 Singapura

Internasional

Terkait Putusan MK dan Bakal Capres-Cawapres, Presiden: Saya Tidak Mencampuri

Contact Us