NAMLEA, BURU, SRN – Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di Kabupaten Buru terus bermunculan dan menjadi perhatian publik. Kerusakan jalan tak hanya soal infrastruktur, tapi berdampak langsung pada keselamatan pengendara, aktivitas ekonomi warga, hingga akses anak-anak ke sekolah.
Menanggapi banyak keluhan, Bupati Buru Ikram Umasugi, SE., mengambil langkah tak biasa. Ia berinisiatif menggunakan dana pribadinya untuk menambal sejumlah titik jalan berlubang yang dinilai mendesak. Langkah ini jadi respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, mengingat anggaran pembangunan infrastruktur jalan 2026 belum tersedia sementara masa jabatan beliau baru memasuki tahun pertama.
Perbaikan dilakukan di sejumlah ruas strategis, khususnya wilayah Kota Namlea dan sekitarnya, yang selama ini banyak dikeluhkan warga karena kerusakannya cukup parah.

Apresiasi dari INTRAWIN Maluku
Ketua DPD Indonesia Transportation Watch Investigation INTRAWIN Maluku, Nurjannah Rahawarin, memberikan tanggapan saat menjawab pertanyaan warga ojek berinisial S.L.
“Bahwa apa yang dilakukan Bupati Ikram Umasugi, SE., adalah hal positif dan sangat luar biasa. Beliau sangat mencintai daerah dan masyarakatnya, sehingga rela bertindak ikhlas menggunakan dana pribadi,” ujarnya.
Soroti Kewenangan Provinsi
Namun Nurjannah juga menyoroti kewenangan jalan lintas transportasi, baik dalam Kota Namlea maupun sekitarnya, seharusnya tanggung jawab penuh pemerintah provinsi melalui dinas terkait.
“Secara kewenangan, ini tanggung jawab provinsi, bukan kabupaten. Jika Bupati harus turun langsung bahkan pakai dana pribadi, tentu jadi perhatian bersama. Mengapa tanggung jawab itu belum sepenuhnya dilaksanakan pemerintah provinsi?” tambahnya.
Harapan Sinergi Pemkab-Pemprov
Langkah Bupati Buru dinilai bentuk kepedulian nyata dan pengingat bahwa kepemimpinan tak hanya soal kebijakan, tapi juga aksi langsung di lapangan. Masyarakat berharap ada sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi agar persoalan infrastruktur jalan ditangani menyeluruh dan berkelanjutan. ( Dhet ).
Sumber: Warga Namlea, INTRAWIN Maluku









