Iswar Wabula salah satu toko pemuda Desa Batu Jungki
Namlea(pulau buru)SuaraRepublikNews.com.-Kejaksaan Negeri Buru, Diminta periksa Kepala dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang Kabupaten Buru,Sifa Alattas dan Bos CV.Jaya Batabual Persada,Terkait Proyek pekerjaan jaringan air bersih didesa Batujungku kecamatan Batabual Kabupaten Buru,Maluku.
Pasalnya,Kadis PUPR, Sifa Alattas dinilai melindungi Bos,CV. Jaya Batabual Persada yang mengerjakan proyek jaringan air dengan nilai pagu 700.000.000,-dari APBD Tahun Anggaran 2017 Diduga pekerjaan asal jadi
Demikian disampaikan tokoh pemuda desa Batujungku,Iswar Wabula melalui rilis WhatsAppnya,Rabu,27/
09/2023.
Selain itu,Iswar Wabula Minta Pj. Bupati Buru Copot Kadis PUPR yang diduga kuat melindungi pemilik CV.
Jaya Batabual Persada
Hal ini disampaikan Iswar menanggapi Keterangan Kadis PUPR yang mengatakan anggarannya tidak memadai untuk langsung kerumah rumah wargn,Seperti dilansir oleh salah satu media online edisi,26/9
/2023,kemarin. Terkait Pembangunan Jaringan Air Besih di Desa Batujungku yang dikerjakan CV.Jaya Batabual Persada
Menurut Iswar Wabula
Kadis PUPR terkesan tidak Faham dan di duga ada kongkalikong antara Kadis PUPR dan kontraktor.Ungkapnya.
“Yang pertama mestinya Kadis harus tau bahwa mark-up anggaran atau proyek manggrak itu tidak ada expayernya alias kardaluasa,Yang kedua perencanaan suatu pembangunan itu sudah melalui tahapan kajian dan analisis, sehingga apa yang di sampaikan Kadis PUPR itu terkait minimnya anggaran justru membuat publik bertanya-tanya. Kalau anggaran minim buat apa proyek ini di buat. Sambungnya,Iswar,Ini kan mubajir,Anggaran yang nilainya ratusan juta rupiah di buang begitu saja. Kata,Iswar.
Untuk itu,Tokoh Pemuda desa Batujungku Minta Kejari Buru periksa Kadis PUPR Kabupaten Buru Sifa Alattas, yang diduga kuat terlibat dan melindungi kontraktor nakal dalam pembangunan jaringan Air besih desa Batujungku.
Disebutkan Iswar, Ucapan Kadis PUPR Sifa Alattas yang mengatakan,”Kanapa tidak lapor dari dulu,
Menurut,Iswar Wabula, ini adalah sebuah ucapan yang bisa dianggap sebagai upaya untuk melindungi kontraktor nakal sekaligus Melakukan kebohongan besar terhadap publik.
Kasus ini,kata Iswar,
Telah dilaporkan sejak tahun 2018-2020, tapi tidak direspon oleh kadis PU pada saat itu.
“Bagaimana bisa Pj. Bupati Buru Djalaludin Salampessy mempertahankan Kadis yang tidak memahami mekanisme pekerjaan, ini nanti bisa saja semua proyek di buat dan dikerjakan dengan anggaran yang tidak cukup dan bisa berdampak buruk terhadap pembangunan di Kabupaten Buru.
Selain itu,Kata Iswar, Dtakutkan proyek yang di kerjakan Dinas PUPR Kabupaten Buru dengan anggaran yang minim alias tidak cukup merupakan proyek proyek siluman untuk kepentingan Kadis PUPR dan kontraktor.
Iswar Wabula Juga menyampaikan besok laporan resmi diberikan ke Kejari Kabupaten buru, untuk memeriksa Kadis PUPR kabupaten Buru Sifa Alattas Dan Kontraktor yang mengerjakan Proyek pembangunan Air Bersih didesa Batujungku.
Jelasnya
(Tim jurnal)










