Bintang film dewasa Amerika Serikat, Whitney Wright, dilaporkan telah mengunjungi Suriah, menurut sebuah video singkat di akun media sosialnya.
AS, Suararepubliknews.com – Wright, 32 tahun, membagikan video-video dirinya di Suriah pada fitur story di akun Instagram-nya.
Para pengguna media sosial membagikan tangkapan layar dari video-videonya, dan mengatakan bahwa video-video tersebut diambil di kota Homs dan Damaskus.
Kunjungannya ke negara yang sedang dilanda perang ini dilakukan setelah kunjungannya ke negara-negara Arab lainnya termasuk Maroko, Lebanon, Mesir dan Irak.
Aktris film dewasa yang vokal dalam mendukung Palestina ini juga pernah mengunjungi Iran.
Setelah kunjungan tersebut, ia mendapati dirinya berada dalam situasi yang kurang menyenangkan, membuat marah para pembangkang Iran yang menuduhnya melakukan tindakan whitewashing (sebuah praktik pemeranan dalam industri Amerika Serikat dimana aktor kulit putih memerankan peran karakter non-kulit putih) terhadap pelanggaran hak-hak perempuan yang dilakukan oleh rezim tersebut.
Para pengguna internet mempertanyakan motif di balik kunjungannya ke wilayah tersebut, dengan beberapa orang mengolok-olok perjalanannya ke Iran yang sebagian besar konservatif, di mana ia mengunjungi kedutaan besar AS yang sudah tidak beroperasi.
Wright telah menyuarakan dukungannya terhadap perang Israel di Gaza yang telah berlangsung selama delapan bulan, dan menyuarakan dukungannya terhadap warga Palestina.
Serangan Israel di Gaza telah memecah belah opini publik global, termasuk para selebriti.
Di dunia film dewasa, mantan bintang film dewasa yang beralih menjadi juru kampanye, Mia Khalifa, yang merupakan keturunan Lebanon, secara konsisten menyuarakan hak-hak Palestina, yang membuatnya mendapat pujian dan cacian.
Perang Gaza telah menewaskan lebih dari 36.500 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak. (Stg)









