Home / Tak Berkategori

Senin, 15 Juli 2024 - 07:30 WIB

Secret Service sedang Menyelidiki Bagaimana Seorang Pria yang Menembak dan Melukai Trump Bisa Sedekat Itu

Republican presidential candidate former President Donald Trump is surrounded by U.S. Secret Service agents at a campaign rally, Saturday, July 13, 2024, in Butler, Pa. (AP Photo/Evan Vucci)

Republican presidential candidate former President Donald Trump is surrounded by U.S. Secret Service agents at a campaign rally, Saturday, July 13, 2024, in Butler, Pa. (AP Photo/Evan Vucci)

Washington, suararepubliknews.com – Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) sedang menyelidiki bagaimana seorang pria bersenjata dengan senapan AR dapat berada cukup dekat untuk menembak dan melukai mantan Presiden Donald Trump dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada hari Sabtu (14/07). Insiden ini dianggap sebagai kegagalan monumental dalam salah satu tugas utama badan tersebut.

Kronologi Penembakan

Pria bersenjata tersebut, yang akhirnya tewas oleh personel Secret Service, melepaskan beberapa tembakan ke arah panggung dari posisi yang lebih tinggi di luar lokasi kampanye. Menurut agensi tersebut, pria itu berhasil mencapai atap sebuah pabrik yang berjarak kurang dari 150 meter dari tempat Trump berpidato. Jarak ini memungkinkan seorang penembak jitu yang baik untuk menembak target seukuran manusia.

Identifikasi Pelaku

FBI pada hari Minggu (15/07) mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Thomas Matthew Crooks, 20 tahun, dari Bethel Park, Pennsylvania. Pria tersebut mengenakan kamuflase abu-abu dan tergeletak tak berdaya di atap pabrik setelah ditembak oleh Secret Service.

Investigasi dan Respon Awal

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Alejandro Mayorkas mengatakan bahwa departemennya dan Secret Service bekerja sama dengan penegak hukum untuk menyelidiki penembakan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan para kandidat presiden dan acara kampanye mereka sebagai salah satu prioritas paling penting bagi departemen tersebut.

Tanggapan Pejabat dan Legislator

Seruan untuk melakukan investigasi datang dari berbagai pihak. Mark Green, anggota DPR dari Partai Republik, mengirimkan surat kepada Mayorkas untuk mempertanyakan penembakan tersebut dan meminta informasi tentang perlindungan Paspampres terhadap mantan presiden. Ia menekankan bahwa kegagalan keamanan ini merupakan momen mengerikan dalam sejarah bangsa.

Tindakan Lanjutan

James Comer, ketua Komite Pengawasan DPR, mengatakan bahwa ia menghubungi Secret Service untuk mendapatkan pengarahan dan meminta Direktur Dinas Rahasia Kimberly Cheatle untuk hadir dalam rapat dengar pendapat. Sementara itu, anggota DPR Ritchie Torres dari Partai Demokrat menyerukan penyelidikan atas kegagalan keamanan dalam rapat umum tersebut.

Dampak Politik dan Sosial

Gubernur Wisconsin Tony Evers menyatakan bahwa ia dan stafnya sedang melakukan kontak dengan koordinator perencanaan keamanan menjelang Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee. Ia menekankan bahwa Amerika tidak bisa menjadi negara yang menerima kekerasan politik dalam bentuk apa pun.

Penyelidikan Berlanjut

FBI akan memimpin penyelidikan atas penembakan tersebut, bekerja sama dengan Secret Service serta penegak hukum lokal dan negara bagian. Jaksa Agung Merrick Garland mengatakan bahwa Departemen Kehakiman akan mengerahkan semua sumber daya yang ada untuk penyelidikan ini. Garland menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak akan ditoleransi dan merupakan serangan terhadap demokrasi. (Stg)

Sumber: APnews “The Secret Service is investigating how a man who shot and injured Trump was able to get so close”

Share :

Baca Juga

Maluku

Disela Acara Buka Puasa Bersama, Kapolda Maluku Pimpin Doa Bersama Untuk Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Brimob Di Tual
Empat Tersangka Kasus Penganiayaan di Siborongborong Tapanuli Utara, Telah di Amankan
Dua Sosok Mayat Laki-laki Ditemukan tergeletak Di Kawasan Kebun Karet Desa Cihujan.
Serentak RTLH Program Babinsa Masuk Dapur Diresmikan Kasad, Danrem Wijayakusuma Serahkan Kunci Rumah
Sat Pol PP Kota Tangerang, Dinilai Lambat Tangani Bangunan Gedung BSI Diatas Drainase.
Penurunan Stunting di Muba Capai 5 Persen, Pj Bupati Apriyadi Diganjar Reward

Daerah

Pastikan Ibadah Misa Berjalan Lancar, Personel Korbrimob Laksanakan Pengamanan Di Gereja Paroki Santo Thomas Dan GPIB Gideon
Polda Jabar Tingkatkan Patroli Demi Wujudkan Keamanan Jelang Pilkada 2024

Contact Us