Bandung, suararepubliknews.com – Pada Sabtu, 3 Agustus 2024, Gereja Katolik Kristus Raja Karawang mengadakan acara rekoleksi bagi Dewan Paroki Pleno (DPP), ketua wilayah, dan ketua lingkungan. Bertempat di Gedung Bumi Silih Asih (BSA) di Bandung, acara ini berlangsung dalam dua sesi: sesi pertama pada Sabtu, 3 Agustus, dimulai pukul 17.00 WIB, dan sesi kedua dilanjutkan pada Minggu, 4 Agustus 2024, mulai pukul 08.00 WIB.
Makna Rekoleksi: Mengumpulkan Kembali Semangat Pelayanan
Rekoleksi berasal dari kata “re” yang berarti kembali dan “koleksi” yang berarti mengumpulkan. Secara harfiah, rekoleksi berarti mengumpulkan kembali. Setelah satu setengah tahun, DPP Gereja Katolik Kristus Raja Karawang diajak untuk merenungkan kembali pelayanan-pelayanan mereka kepada umat. Ketua lingkungan, misalnya, diingatkan akan tugas dan tanggung jawabnya dalam memperhatikan anggota di lingkungannya.
Sambutan Inspiratif dari Pastor Aloysius Supandoyo, OSC
Pastor Paroki Kristus Raja Karawang, Pastor Aloysius Supandoyo, OSC, yang akrab disapa Pastor Pandoyo, dalam sambutannya mengharapkan agar hasil dari rekoleksi ini dapat menjadi komitmen yang dijalankan dalam pelayanan kepada umat.

Pastor Pandoyo juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta rekoleksi yang telah menyempatkan waktu untuk mengikuti acara ini, meninggalkan keluarga dan pekerjaan sejenak demi pelayanan umat.
Penekanan pada Pelayanan Bagi Umat
Pastor Pandoyo menekankan bahwa rekoleksi ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk memberikan kelegaan kepada umat yang dilayani dan memuliakan nama Tuhan melalui pelayanan pastoral di Gereja Paroki Kristus Raja Karawang.
Ucapan Terima Kasih dari Ketua Panitia
Ketua panitia rekoleksi mengucapkan rasa terima kasih kepada Pastor Pandoyo atas dukungan penuhnya serta kepada seluruh peserta dan tim panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini.

Ia juga meminta maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara.
Partisipasi dan Tema Rekoleksi: “Berkaryalah dan Lakukanlah Ini sebagai Kenangan Akan Daku (Lukas 22:19)”
Rekoleksi ini diikuti oleh 86 peserta, terdiri dari 51 bapak dan 35 ibu. Tema rekoleksi kali ini adalah “Berkaryalah dan Lakukanlah Ini sebagai Kenangan Akan Daku (Lukas 22:19).”

Tema ini menekankan pentingnya refleksi hidup rohani bersama Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun karakter dan merefleksi hikmat Tuhan dalam hidup menggereja.
Yel-Yel Semangat Pelayanan
Dengan suara lantang, peserta meneriakkan yel-yel jargon acara rekoleksi: “Pengurus GKR (Gereja Kristus Raja) siap berkarya, melayani, mewartakan dengan sukacita.”

Acara dilanjutkan dengan permainan atau games reflektif kelompok untuk menyemangati para peserta.
Sesi Pertama dengan Pastor Yustinus Hilman Pujiatmoko, Pr.
Sesi pertama diisi oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Bandung, Pastor Yustinus Hilman Pujiatmoko, Pr., yang membahas tentang menjadi pelayan di gereja. Ia menekankan bahwa menjadi pelayan di gereja memiliki hak istimewa, kesempatan, melayani, dan menjadi berkat.

Pelayan gereja harus bisa mengampuni, mengasihi dan mendoakan, serta sabar. Sebagai inspirasi, ia mengangkat tokoh Bunda Teresa.
Penutup Sesi Pertama dan Harapan di Sesi Kedua
Dengan materi yang disampaikan oleh tim Dewan Karya Pastoral (DKP) Bandung, diharapkan peserta rekoleksi dapat mengimplementasikan pembelajaran dalam pelayanan umat. Rekoleksi ini menjadi momentum penting bagi DPP Gereja Katolik Kristus Raja Karawang untuk terus berkarya, melayani, dan mewartakan dengan sukacita demi kemuliaan nama Tuhan.

Sesi kedua yang akan dilanjutkan pada hari Minggu diharapkan dapat memperdalam komitmen dan semangat para peserta dalam mengabdikan diri bagi umat dan Tuhan. (Stg)









