Home / Tak Berkategori

Selasa, 6 Agustus 2024 - 05:12 WIB

Serangan Udara Ukraina Hantam Gudang Amunisi Rusia, Dua Pesawat Tempur Ditembak Jatuh

Moskow, suararepubliknews.com – Rusia terus membayar biaya tinggi untuk pasukan dan peralatan selama invasi skala penuhnya, menurut laporan terbaru dari Kyiv. Militer Ukraina pada hari Minggu mengumumkan bahwa dua pesawat tempur Rusia termasuk di antara kerugian peralatan yang terjadi sehari sebelumnya. Serangan ini terkait dengan serangan pesawat tak berawak di lapangan terbang Morozovsk, sebuah pangkalan militer Rusia di wilayah Rostov dekat perbatasan Ukraina.

Gudang Amunisi Meledak, Kerugian Rusia Bertambah

Staf Umum Ukraina menyatakan bahwa serangan tersebut berhasil menghantam gudang-gudang penuh amunisi, termasuk yang menyimpan bom-bom udara yang dipandu yang telah digunakan Moskow di Ukraina selama berbulan-bulan. Laporan dari Institute for the Study of War (ISW) mengonfirmasi adanya ledakan sekunder di lapangan terbang tersebut, konsisten dengan serangan terhadap gudang amunisi.

Total Kerugian Pesawat dan Artileri Rusia

Kyiv mengklaim bahwa total kerugian pesawat Rusia dalam perang ini mencapai 365 unit. Bulan lalu, serangan pesawat tak berawak Ukraina juga menghantam lapangan terbang militer yang sama, dengan rekaman di media sosial menunjukkan asap mengepul di atas lokasi tersebut.

Untuk menghambat mesin perang Moskow, Ukraina telah menargetkan pangkalan udara di dalam wilayah Rusia, termasuk Engels-2 di wilayah Saratov dan pangkalan udara Kushchyovskaya di Krasnodar. Kyiv juga menyerang pangkalan udara di Krimea, dengan dua pangkalan udara Rusia di semenanjung tersebut diklaim “secara efektif tidak memiliki pesawat.”

Angka Korban dan Kerugian Peralatan

Laporan terbaru dari Ukraina menyebutkan bahwa Rusia telah kehilangan 69 sistem artileri, sehingga total sejak dimulainya perang menjadi 16.345 unit. Situs web pelacak Oryx melaporkan bahwa Moskow telah kehilangan 794 artileri yang dapat digerakkan sendiri dan 393 artileri yang ditarik, dengan angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Militer Ukraina juga mengumumkan bahwa Rusia telah kehilangan 1.180 personil dari hari sebelumnya, sehingga jumlah total korban menjadi 582.910 orang. Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa korban Rusia menurun dari maksimum 1.262 pada bulan Mei menjadi 1.140 pada bulan Juli, meskipun tiga bulan terakhir menjadi “yang paling mahal” sejak dimulainya perang. (Stg)

Share :

Baca Juga

Rumah Seorang Lansia Di Desa Cihara Ludes Dilalap Sijago Merah.
Komunitas Ormas Kota Cilegon, Berdiskusi Bersama Agar Dirut PT KS Baru Dapat Libatkan Kami

Jakarta

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Apresiasi Kinerja Polri di Momen Idulfitri 2025
Pdt. Dr. Ronny Mandang Ketum PGLII Dengan Penganiayaan Yang Dialami M Kece Harusnya Bebas Murni
Gereja Katedral Jakarta Dijaga Ketat Menjelang Kunjungan Paus Fransiskus

Banten

Tanah Sekolah SMP Negeri SATAP 8 Banjarsari Diklaim Warga, Pohon Pisang dan Kelapa Sawit Tumbuh di Halaman Sekolah
Satpolairud Sambang Masyarakat Nelayan dalam Rangka Operasi Mantap Brata (OMB)
RUU KUHP Disahkan Menjadi Undang-undang

Contact Us