Home / Tak Berkategori

Rabu, 11 Desember 2024 - 21:39 WIB

Korban Gantung Diri Tanpa Identitas Ditemukan di Rawa Bakau, Desa Namlea

Warga Desa Namlea, Kabupaten Buru, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga melakukan gantung diri di area rawa bakau di Jalan Pelabuhan Besar, BTN Tatanggo, Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 16.30 WIT

Warga Desa Namlea, Kabupaten Buru, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga melakukan gantung diri di area rawa bakau di Jalan Pelabuhan Besar, BTN Tatanggo, Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 16.30 WIT

Namlea, suararepubliknews.com – Warga Desa Namlea, Kabupaten Buru, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang diduga melakukan gantung diri di area rawa bakau di Jalan Pelabuhan Besar, BTN Tatanggo, Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 16.30 WIT. Korban ditemukan tanpa identitas, dan pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap jati diri korban serta motif kejadian.

Penemuan oleh Penggembala

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang penggembala bernama Muh. Dong (55), warga Desa Batuboy, Kecamatan Namlea. Menurut pengakuannya, sekitar pukul 12.40 WIT, ia keluar untuk menggembalakan sapi menuju Pelabuhan Besar di Desa Namlea. Saat perjalanan pulang sekitar pukul 16.30 WIT, ia melihat sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna merah tanpa pelat nomor yang terparkir di sekitar rawa bakau.

Karena penasaran, ia melanjutkan perjalanan ke arah rawa bakau dan mendapati seorang pria tergantung di pohon. Melihat kondisi tersebut, ia segera melaporkan kejadian kepada Kepala Desa Batuboy, La Armin Buton, serta menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Batuboy untuk tindakan lebih lanjut.

Ciri-ciri dan Barang Bukti di TKP

Korban ditemukan mengenakan kaus berwarna hijau bertuliskan “Konverse” dan celana pendek berwarna biru tua dengan garis merah. Di lokasi kejadian, ditemukan sepeda motor Honda Beat berwarna merah tanpa pelat nomor.

Tindakan Kepolisian

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
  2. Melakukan identifikasi awal terhadap korban.
  3. Memasang garis polisi di sekitar TKP.
  4. Melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.

Pada pukul 18.32 WIT, korban dievakuasi untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. Hingga kini, Unit 1 Pidana Umum masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.

Penyelidikan Lanjutan

Kapolres Kabupaten Buru mengungkapkan bahwa belum ada kepastian terkait identitas korban dan penyebab pasti kejadian ini.

“Kami terus mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar, termasuk mencoba melacak pemilik kendaraan yang ditemukan di TKP,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Kesimpulan dan Imbauan

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di masyarakat Desa Namlea. Warga diminta tetap waspada dan segera melaporkan hal mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwajib.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Polda Maluku Giatkan Pemberantasan Judi dan Pinjaman Online di Kalangan Anggota
Pj Bupati Muba Hadiri Rapat Paripurna
Panglima TNI Dan Kapolri Cek Kesiapan Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 Di Silang Monas
Ketua PW FRN: Kapolri Turun Tangan, Tanda Anggota Polri Tidak Profesional.
Alutsista Terbaru TNI AU Siap Kawal Kedaulatan Udara Nasional
KPUD Humbahas  Uji Publik  Rancangan Penataan Dapil Dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Humbahas
Ops Keselamatan Salawaku 2025, Polda Maluku Sosialisasi Kamseltibcar Lantas di Bundaran Patung Leimena Ambon
Kunker ke Kaltim, Presiden Jokowi akan Kembali Berkantor di IKN

Contact Us