Lebak, Suararepubliknews – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Lebak resmi ditutup setelah selesai dengan tepat waktu. Penutupan dilakukan oleh Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto, dalam sebuah upacara di Lapangan Kampung Dukuh, Desa Parung Kujang, Kecamatan Cileles, pada Kamis (20/3/2025).

Penutupan TMMD dihadiri oleh Forkompimda Kabupaten Lebak, termasuk Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak, Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga, yang juga merupakan Dansatgas TMMD, serta Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, beserta jajarannya. Selain itu, hadir juga Forkompincam Kecamatan Cileles, Kepala Desa, dan masyarakat setempat yang mengikuti penutupan TMMD ke-123.
TMMD ke-123 tingkat Kabupaten Lebak merupakan wujud bakti TNI untuk masyarakat dalam membantu pembangunan di desa yang terisolir. Pembangunan yang dilakukan meliputi pembuatan drainase, pembuatan jembatan di Desa Parung Kujang, dan betonisasi, yang telah selesai dalam waktu yang tepat hingga penutupan kegiatan.
“Sekarang kita melaksanakan penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-123 secara serentak dan di Banten TMMD dilaksanakan di Lebak kurang lebih selama satu bulan,” ujar Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 064/Maulana Yusuf.
“Kita melakukan pembangunan fisik dan non-fisik di desa ini, seperti perbaikan rumah warga dan jembatan gantung, serta membangun sumur bor dan pembangunan jalan,” tambahnya.
Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto, menambahkan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa akan terus berlanjut untuk menjaga sinergitas dengan Pemerintah dalam pembangunan desa yang terisolir.
“Insyaallah program TMMD ini akan terus berlanjut dan sudah dibicarakan dengan Pemda bahwa program ini akan terus berkelanjutan, mungkin tempatnya akan berbeda, dan ini bentuk suatu komitmen TNI bersama Rakyat,” ungkap Brigjen TNI Andrian Susanto.
Brigjen TNI Andrian Susanto berharap agar pembangunan yang telah dibangun dan dilaksanakan oleh TNI serta Pemerintah Daerah dapat dijaga dan dirawat supaya bertahan lama.
Setelah penutupan TMMD, jajaran TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak melakukan Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat setempat.
Dandim 0603/Lebak, Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga, selaku Dansatgas TMMD, menyampaikan dalam laporannya bahwa sebanyak 150 personel, yang terdiri dari Satgas TMMD, staf, dan SSK, terlibat dalam program tersebut.
Ia menjelaskan bahwa mereka telah menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jembatan, jalan, drainase, sumur bor di lima titik, rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) di tiga titik, serta mengadakan penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan KB-Kes dan kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan dan bela negara, pembersihan Sungai Ciujung, serta kegiatan pertanian berupa penanaman padi.(Iwan H)











