Home / Tak Berkategori

Sabtu, 10 September 2022 - 06:55 WIB

Pernyataan Sikap Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Atas Pelarangan Pembangunan Beberapa Gereja Di Cilegon

Suararepubliknews, Persatuan Gereja Di Indonesia – Terkait Pelarangan Perijinan Pembangunan Gereja di Cilegon,

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengecam keras aksi penolakan perijinan pembangunan gereja yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Peristiwa ini membuktikan bahwa politisasi identitas semakin mengkhawatirkan dan mengancam jalinan keragaman yang wajib kita syukuri sebagai anugerah Tuhan bagi bangsa ini. Sungguh mengenaskan bahwa di tengah berbagai bencana yang melanda negeri ini, dan menuntut diperkuatnya solidaritas kebangsaan, masih saja ada kelompok-kelompok masyarakat yang menyakiti saudara sebangsanya.

Terhadap peristiwa ini, PGI menyampaikan sikap sebagai berikut;

–           Peristiwa ini sungguh mencederai amanat Konstitusi RI yang memberikan garansi kesetaraan bagi setiap warga negara untuk memeluk dan beribadah secara bebas, menurut agama dan keyakinan yang dianutnya. Berhadapan dengan situasi ini, kehadiran pemerintah mutlak diperlukan, sehingga tidak terkesan membiarkan jiwa konstitusi dilecehkan di hadapan para penguasa daerah.

–           Peristiwa ini sangat berlawanan dengan semangat Moderasi Beragama yang sedang diarus-utamakan pada semua level pemerintahan dan masyarakat. Peristiwa ini juga sangat bertentangan dengan nilai-nilai Gerakan Nasional Revolusi Mental yang tengah digalakan oleh pemerintah.

–           Kita tak boleh lelah mengupayakan dialog dan kerjasama sebagai cara bermartabat untuk mengelola perbedaan dan mengembangkan kerukunan di bangsa ini. Sekalipun begitu, kita tak boleh mengesampingkan terjadinya ketidak-adilan, sekalipun atas nama kerukunan. Kebebasan beragama yang bertumpu pada keadilan bukanlah paradoks terhadap kerukunan, namun keduanya harus terintegrasi karena menerjemahkan perintah etis setiap agama.

–           Kami menganjurkan umat Kristen untuk tetap mengedepankan nilai-nilai kasih dalam menyikapi peristiwa seperti ini. Hendaklah kita tidak goyah di dalam iman dan keyakinan kita, juga tidak terjebak di dalam kebencian dan dendam, serta generalisasi yang keliru, namun “bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain, dan terhadap semua orang” (Band. I Tes 3: 11-13).

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, sambil mengulurkan tangan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa yang berjuang bersama untuk memelihara nilI-nilai luhur dan persaudaraan di negeri ini.

(Red / Jeirry Sumampow

Kepala Humas PGI)

Share :

Baca Juga

Persib Bandung Unggul di Laga Perdana Piala Presiden 2024: Ciro Alves Bersinar
Launching Aksi Goceng, Arief: Jangan Ada Lagi Anak Stunting Di Kota Tangerang

Daerah

Satgas Ops Damai Cartenz Berhasil Amankan Bandara Aminggaru Ilaga Saat Terjadi Kontak Senjata
Kompak Pakai Gambo Muba, Pj Bupati Apriyadi Boyong Kepala OPD Halal Bihalal ke Forkopimda Sumsel
Sekda Sumsel : KADIN Sumsel, Wadah Kreativitas Pengusaha
Lagi – Lagi Salah Satu Dusun Di Desa Ngrejo Laksanakan Foging Mandiri
Menyambut Perayaan Imlek Tahun 2025 : Calon Pengurus PW FRN DPC Kab.Tangerang Adakan Pertemuan
Diduga Anak Anggota DPR RI Dilaporkan ke Polres Jaksel

Contact Us