Tangerang — Suararepublik news. Com – Proyek penggantian rumput Stadion Mini Cibodas senilai Rp2.425.970.631 kini menjadi sorotan tajam. Selain dikerjakan dengan tenggat 30 hari kalender, proyek ini juga diduga kuat mengandung indikasi mark up anggaran, Selasa 9/12/2025.
Sejumlah aktivis antikorupsi menilai nilai proyek yang bersumber dari APBD Kota Tangerang tersebut tidak wajar untuk ukuran stadion mini kecamatan. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengaudit Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spek teknis secara terbuka.

Kecurigaan menguat setelah munculnya spekulasi terkait jenis rumput yang dipasang oleh kontraktor “PT Anak Nusantara Deco Indonesia”. Jika menggunakan rumput alami, anggaran Rp2,4 miliar dinilai masuk kategori premium. Namun bila yang dipasang adalah rumput sintetis, nilainya dianggap jauh melampaui standar harga di berbagai proyek sejenis di daerah lain.
Aktivis menilai ketidakjelasan ini membuka ruang dugaan penggelembungan harga per meter persegi. Mereka menuntut Dispora Kota Tangerang sebagai penanggung jawab untuk membuka seluruh dokumen RAB dan spesifikasi proyek demi transparansi penggunaan uang pajak masyarakat.
Kontraktor kini berada dalam tekanan besar. Selain harus menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat, mereka juga dituntut membuktikan bahwa harga yang diajukan dalam tender adalah wajar dan kompetitif. Jika tidak, opini publik mengenai potensi kerugian negara di TA 2025 akan semakin menguat.
Para pemerhati olahraga mengingatkan agar polemik anggaran tidak mengabaikan tujuan proyek: menyediakan lapangan yang aman, nyaman, dan berstandar bagi pembinaan atlet di Cibodas. Mereka menegaskan bahwa kualitas rumput—baik alami maupun sintetis—harus berada pada grade A, bukan hasil kompromi dari dugaan pemotongan anggaran.
Saat ini, proyek ini telah menjadi bola panas politik dan hukum. Dorongan audit forensik terhadap anggaran Rp2,4 miliar terus menguat. Jika dugaan mark up terbukti, baik pihak perencana di Pemkot Tangerang maupun kontraktor pelaksana wajib dimintai pertanggungjawaban.
Nasib Stadion Cibodas kini tidak hanya ditentukan oleh hasil pemasangan rumput, tetapi juga oleh proses transparansi dan integritas dalam pengelolaan dana publik.
Rosita









