Home / Maluku

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:30 WIB

Makan Patita Rekonsiliasi di Negeri Liang, Kapolda Maluku: Momentum Ini Adalah “Virus Kebaikan” untuk Indonesia Timur

Polda Maluku, SRN  – Upaya merawat perdamaian berbasis kearifan lokal kembali ditunjukkan masyarakat Maluku. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Makan Patita dan Rekonsiliasi Sosial di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dihadiri Gubernur Maluku, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Kapoksahli Kodam XV/Pattimura mewakili Pangdam, Ketua MUI Maluku, jajaran Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Bupati Maluku Tengah, serta para Raja se-Jazirah Salahutu dan Leihitu.

Prosesi rekonsiliasi diawali dengan ritual adat penyembelihan seekor kambing, sebagai simbol pengikat janji damai yang sakral. Kapolda Maluku menegaskan bahwa komitmen perdamaian yang telah diikrarkan tidak hanya mengikat secara hukum formal, tetapi juga memiliki konsekuensi adat dan spiritual sesuai tradisi masyarakat setempat.

“Kegiatan di Negeri Liang ini sangat monumental. Ini adalah virus kebaikan yang patut ditiru daerah lain. Maluku memiliki kekayaan alam dan potensi wisata luar biasa, tetapi semua itu hanya bisa berkembang jika fondasinya adalah keamanan, kedamaian, dan keharmonisan masyarakat,” tegas Kapolda Maluku.

Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membuktikan kasih sayang dan persaudaraan jauh lebih kuat daripada amarah. Ia mengingatkan pentingnya menghentikan konflik karena tidak pernah melahirkan pemenang, serta mengajak masyarakat menghayati falsafah hidup orang Maluku, “potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa”.

Kegiatan diakhiri dengan Makan Patita bersama, sebagai simbol bersatunya kembali seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam bingkai kebersamaan dan keberagaman yang harmonis.

Rekonsiliasi di Negeri Liang menegaskan bahwa stabilitas nasional tidak hanya dibangun melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui penghormatan terhadap kearifan lokal. Kehadiran Kapolda Maluku menunjukkan peran Polri sebagai pengayom dan perekat sosial, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan berorientasi pada pencegahan konflik. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Kasdam XV/Pattimura Hadiri Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Ambon

Maluku

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Maluku: Polri Harus Menjadi Penengah dan Solusi dalam Konflik Antar-Negeri

Maluku

Tim Ops Pekat Salawaku Amankan 1,1 Ton Sopi yang Diselundupkan dengan KM Sabuk Nusantara 87

Maluku

Tak Lepas Tangan, Kodam XV/Pattimura Pastikan Pendampingan Terbaik bagi Kesembuhan Ananda Shakira

Maluku

Apel Siaga Polda Maluku: Komitmen Jaga Stabilitas dan Dukung Program Nasional

Maluku

Kapolda Maluku Lantik 71 Siswa Bintara Polri: Jadilah Teladan yang Baik Bagi Masyarakat

Maluku

Wakapolda Maluku Apresiasi Peluncuran Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat

Maluku

Polda Maluku siapkan 2.403 personil gabungan Untuk Amankan Nataru 2026

Contact Us