Home / Tangerang Raya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:27 WIB

ADA APA DENGAN SATPOL PP? BANGUNAN DI DUGA ILEGAL DI CIPONDOH MULUS HINGGA 80℅

TANGERANG – Suara republikNews. Com – Lagi-lagi dugaan tebang pilih dalam penegakan Perda terjadi di Kota Tangerang. 7/8/2026

Sebuah bangunan Minimarket yang berlokasi di Jl. Kihajar Dewantoro No.6a, Kel. Gondrong, Kec. Cipondoh terpantau hampir rampung pembangunannya. Namun diduga kuat bangunan tersebut tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung / PBG.

Ironisnya, meskipun warga dan media sudah melaporkan ke Satpol PP Kota Tangerang, hingga saat ini belum ada tindakan apapun. Bangunan terus dikebut.

BISIK-BISIK WARGA: ADA APA DENGAN SATPOL PP?
Kekecewaan warga memuncak. Pasalnya, jika yang melanggar adalah warung kecil di pinggir jalan, Satpol PP langsung main bongkar tanpa kompromi.

“Alasannya warung kecil, ga ada duit. Giliran minimarket gede, bangunannya udah mau jadi malah didiemin. Malu dong Pak, aparat penegak Perda kok kerja lihat status” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Selasa 04/08/2026.

Bisik-bisik warga pun mulai terdengar. “Jangan-jangan Satpol PP sudah…” Kalimat itu menggantung dan menjadi tanda tanya besar publik.

MELANGGAR ATURAN JELAS
Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung jo PP No. 16 Tahun 2021, setiap pembangunan gedung wajib memiliki PBG.

Jika dilanggar, sanksinya jelas:
1. Sanksi Administratif: Teguran, penghentian sementara, pembongkaran, denda 10% dari nilai bangunan
2. Sanksi Pidana: Pasal 44 UU Bangunan Gedung, pidana kurungan 3 bulan atau denda Rp. 50 Juta

Selain itu, Satpol PP sebagai penegak Perda memiliki kewajiban menindak setiap laporan masyarakat sesuai Perda Kota Tangerang No. 8 Tahun 2018.

DESAKAN: JANGAN PILIH KASIH!
Media Suara republik mendesak Walikota Tangerang dan Kepala Satpol PP Kota Tangerang untuk segera:
1. Menyegel dan menghentikan pembangunan minimarket tersebut
2. Memeriksa dugaan pembiaran dan adanya “main mata” di internal Satpol PP
3. Menindak tegas tanpa melihat status pemilik. Hukum harus sama untuk warung kecil dan minimarket besar

Baca Juga  Tabir Kematian Karyawan Donat di Cibodas, Polisi Evakuasi Jenazah ke RSUD Tangerang

“Kalau ini dibiarkan, kepercayaan masyarakat ke Satpol PP akan hilang. Jangan sampai ada istilah ‘ada uang lancar, ga ada uang gusur'” tegas Tim Investigasi Suara Republik,

Hingga berita ini ditayangkan, konfirmasi ke Satpol PP Kota Tangerang dan pemilik bangunan belum mendapat jawaban.(Rosita/ team)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Dinas Kesehatan dan Perkim Kota Tangerang Diduga Batasi Kebebasan Pers dalam Liputan Proyek RSUD

Tangerang Raya

Proyek Rp13,1 Miliar DPUPR Banten Bobrok! U-Ditch Dipasang Di Atas Air, Tanpa Lantai Kerja

Tangerang Raya

Sengketa Tanah Rawa Bokor Diduga Libatkan Oknum Lurah, Warga Desak APH Bertindak

Tangerang Raya

Diduga  Oknum  Polsek Teluk Naga Bermain Mata Dengan Pemilik Toko Kosmetik,Tanpa Izin Edar BPOM

Banten

PT Tri Excella Harmony Tidak Bertanggung Jawab Kepada Pekerja yang Mengalami Cacat Permanen.

Tangerang Raya

Pembangunan Padel di Palem Semi Belum Ajukan Permohonan Buka Segel ke Satpol PP Kota Tangerang

Tangerang Raya

Kepala sekolah TK Negeri Pertiwi Diduga Lakukan Pungli, Jelas Melanggar Aturan.Wow..

Tangerang Raya

Proyek Pengadaan ‘Kursi’ Di Ruang Tunggu Pelabuhan Merak Dan Bakauheni Berlabuh ke Pengadilan

Contact Us