Kabupaten Serang, SRN –- Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang menggelar pelatihan digitalisasi pemasaran produk, Senin (15/09/2025), di Kantor Kecamatan Mancak. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Disporapar Kabupaten Serang, H. Anas Dwi Satya Prasadya, S.Sos., M.Si.
- Anas Dwi Satya Prasadya menjelaskan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan penjualan produk, memperluas jangkauan pasar, memperkuat branding, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha. “Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam merancang dan mengelola kampanye digital, memahami audiens, menganalisis data, dan mengikuti tren digital terkini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anas menambahkan bahwa peserta juga dilatih memanfaatkan internet dan media digital, seperti media sosial, SEO, dan email marketing, untuk menjangkau konsumen tanpa batasan geografis. “Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, diharapkan penjualan dapat meningkat dan citra produk semakin kuat,” tambahnya.
Camat Mancak, Euis Linda Mutia, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan digitalisasi pemasaran sangat membantu pelaku usaha dalam membangun dan memperkuat citra produk di mata konsumen. “Selain itu, pelatihan ini juga membekali pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu bertahan dan berkembang di era persaingan digital yang semakin ketat,” ujarnya.
Selain pemahaman dasar, peserta pelatihan juga diajarkan cara membuat dan mengelola kampanye iklan berbayar secara efisien di platform digital seperti Google Ads dan Facebook Ads. Materi ini diharapkan mampu memberikan strategi pemasaran yang lebih terarah, sehingga produk lokal dapat bersaing dengan produk lain di pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berkonsultasi langsung terkait permasalahan pemasaran yang mereka hadapi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha di Kabupaten Serang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memaksimalkan potensi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*Inan











